KSB Perkuat Pariwisata Berbasis Komunitas Lokal
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), terus mematangkan konsep pariwisata kerakyatan berbasis komunitas lokal.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), terus mematangkan konsep pariwisata kerakyatan berbasis komunitas lokal.
Komunitas Sumbawa Produktif membawa komunitas Aussie Banget Corner (ABC) Universitas Mataram (Unram) dan sejumlah mahasiswa asal Australia, mengeksplorasi potensi wisata dan budaya Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Selasa (22/9).
Komunitas Masyarakat Seni Bileng Bineng, berkolaborasi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Universitas Samawa (UNSA), menampilkan kesenian tradisional Samawa di Amanwana Resort Pulau Moyo, Minggu (20/9) malam.
Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, meminta para yachter internasional yang mengikuti Sail Indonesia membawa cerita tentang Sumbawa ke berbagai negara, setelah mengakhiri perjalanan mereka di daerah ini.
Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, membuka Festival Ai Mangkung di Kecamatan Buer, Kamis (17/6).
Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, menempatkan keberadaan hiu paus di Teluk Saleh sebagai salah satu kekuatan pengembangan ekonomi biru dan pariwisata daerah.
Poteng Pernek, tape ketan khas Desa Pernek Kecamatan Moyo Hulu, mulai didorong menjadi produk unggulan desa, sekaligus penggerak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masyarakat setempat.
Kabupaten Sumbawa memanfaatkan persiapan sebagai tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (Rakornas JKPI) 2028, untuk memperkuat upaya pelestarian sejarah dan kebudayaan daerah.
Pemerintah Kecamatan Moyo Hulu mulai mendorong penguatan jalur wisata warisan budaya atau heritage route dengan menjadikan Situs Ai Renung di Desa Batu Tering sebagai salah satu titik penting menuju agenda Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2028.
Kebutuhan air bersih di kawasan wisata Pulau Kenawa Kecamatan Poto Tano KSB, masih mengandalkan pasokan dari daratan. Setiap hari, pedagang mengangkut air menggunakan galon dari Poto Tano menuju Pulau Kenawa dengan perahu.