PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

NTB Matangkan Pengembangan Seaplane dan Marina

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama manajemen Aman Air mematangkan rencana pengembangan pesawat amfibi (seaplane), pembangunan infrastruktur marina, serta pengembangan destinasi bagi kapal pesiar mewah (superyacht) di kawasan pesisir NTB

E
Penulis Editor
Tanggal 20 Oct 2026, 13:12 WITA
NTB Matangkan Pengembangan Seaplane dan Marina
Matangkan Transportasi Wisata Premium, Pemprov NTB dan Aman Air Siapkan Test Flight Seaplane Desember 2026

Mataram, GaungNUSRA 

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama manajemen Aman Air mematangkan rencana pengembangan pesawat amfibi (seaplane), pembangunan infrastruktur marina, serta pengembangan destinasi bagi kapal pesiar mewah (superyacht) di kawasan pesisir NTB.

Uji coba penerbangan (test flight) seaplane ditargetkan berlangsung pada Desember 2026, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi NTB. Moda transportasi tersebut dirancang untuk menghubungkan Bali melalui Pelindo Benoa dengan sejumlah destinasi strategis di NTB, termasuk Mandalika hingga Teluk Saleh.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen memberikan kemudahan dan kepastian investasi bagi investor. Salah satu upayanya melalui pembentukan holding badan usaha milik daerah (BUMD) nonkeuangan, NTB Capital, yang dirancang untuk membantu menyelesaikan kendala perizinan lintas kementerian maupun persoalan sosial di lapangan.

“Tujuan dibentuknya holding BUMD baru ini adalah sebagai jaminan kepada investor. Jika ada investor yang ingin berinvestasi di NTB, kami akan bantu mengurus semua perizinan dan kendala sosial. Investor cukup fokus pada pengembangan bisnisnya, sisanya pemerintah daerah yang menangani,” kata Iqbal di Mataram, Kamis (15/10).

Selain kepastian investasi, Iqbal menekankan pentingnya pelibatan masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata. Menurutnya, pembangunan sektor pariwisata berkualitas (quality tourism) harus memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga.

Pemerintah daerah, lanjutnya, siap mendorong pelatihan dan pengembangan sekolah vokasi, termasuk sekolah menengah kejuruan (SMK), untuk menyiapkan sumber daya manusia lokal agar mampu mengambil bagian dalam industri pariwisata bahari.

“Pengembangan pariwisata berkategori quality tourism ini harus berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Pemerintah daerah siap menyiapkan pelatihan dan sekolah vokasi (SMK) bagi pemuda lokal agar mereka menjadi bagian dari ekosistem industri ini dan tidak hanya menjadi penonton,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Aman Air, Michael Allan Nicholas, mengatakan persiapan operasional seaplane di NTB terus berjalan, termasuk penyiapan fasilitas pendukung di bandara.

“Saat ini progres operasional di NTB terus berjalan. Kami sudah menyiapkan ruang perawatan pesawat (maintenance) dan area layanan tiket (ticketing room) di bandara untuk mendukung operasional penerbangan,” ujar Michael.

Ia menjelaskan, pengembangan penerbangan seaplane dan pembangunan marina dirancang menjadi bagian dari ekosistem pariwisata bahari terpadu yang menghubungkan Bali, Lombok, hingga pulau-pulau kecil potensial di NTB.

“Kami ingin membangun fondasi yang kuat dan berkelanjutan hingga puluhan tahun ke depan. Seaplane dan marina adalah satu kesatuan fasilitas yang membuka akses menuju lokasi-lokasi eksotis baru, sekaligus menarik investasi akomodasi dan resor di sekitarnya,” jelasnya.

Michael menambahkan, Aman Air membawa pengalaman panjang dalam pengoperasian pesawat amfibi di Kanada untuk diterapkan dalam pengembangan layanan di Indonesia.

“Tim kami memiliki pengalaman puluhan tahun dalam mengoperasikan seaplane di Kanada. Kami optimistis kehadiran seaplane di NTB tidak hanya menghadirkan pengalaman berwisata kelas dunia, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah pesisir secara aman dan efisien,” ujarnya.

Pengembangan seaplane, marina, dan fasilitas bagi superyacht diharapkan memperkuat posisi NTB sebagai salah satu pusat pariwisata bahari di Indonesia, sekaligus menarik wisatawan mancanegara dari segmen premium dan mendorong investasi di kawasan pesisir. (Gad) 

Bagikan Berita Ini: