Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam mendukung investasi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr H Budi Prasetiyo SSos MAP, Senin (19/10). Ia menekankan pentingnya menyelaraskan kompetensi tenaga kerja lokal dengan kebutuhan perusahaan.
Menurutnya, penyerapan tenaga kerja lokal harus menjadi prioritas dalam setiap tahapan investasi, mulai dari konstruksi hingga produksi. Untuk mewujudkannya, diperlukan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan dan kualifikasi sesuai dengan kebutuhan pekerjaan di perusahaan.
“Dalam hal ini, Pemerintah Daerah akan terus mendorong koordinasi dengan pihak perusahaan untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan nama, jumlah, jenis pekerjaan, serta kualifikasi keahlian yang diperlukan. Penggunaan tenaga kerja lokal harus menjadi prioritas pertama. Karena itu, kita perlu memastikan tenaga kerja yang disiapkan memiliki kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” tegas Budi.
Ia menjelaskan, kesesuaian program pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) dengan kebutuhan perusahaan menjadi faktor penting agar peserta pelatihan memiliki peluang nyata untuk terserap ke dunia kerja.
Pelatihan operator alat berat, mekanik, hingga tenaga terampil di bidang pengelasan, lanjutnya, perlu diarahkan berdasarkan kebutuhan riil perusahaan. Dengan demikian, lulusan pelatihan tidak hanya memiliki sertifikat, tetapi juga keterampilan yang relevan dengan standar pekerjaan.
Budi juga mengingatkan agar tidak terjadi kesenjangan antara kompetensi lulusan pelatihan dan kualifikasi yang dipersyaratkan perusahaan. Karena itu, pemetaan kebutuhan tenaga kerja perlu dilakukan sejak awal melalui komunikasi dan koordinasi yang intensif.
Selain penyerapan tenaga kerja lokal, Pemkab Sumbawa turut mendorong keterlibatan penyedia barang dan jasa dari daerah. Kedua aspek tersebut dinilai penting agar manfaat investasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Dua hal yang menjadi perhatian pemerintah daerah adalah penggunaan tenaga kerja lokal dan keterlibatan penyedia lokal. Keduanya harus menjadi bagian penting dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.
Pemkab Sumbawa berharap, melalui penyelarasan kebutuhan industri dengan program pelatihan serta penguatan kapasitas pelaku usaha lokal, investasi PT AMNT dapat membuka kesempatan kerja yang lebih luas sekaligus memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan investasi berjalan selaras dengan kepentingan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa. (Gad)