Sumbawa Barat, GaungNUSRA
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memprioritaskan perluasan jaringan internet di dua kawasan wisata, yakni Desa Kertasari dan Pantai Poto Batu. Penguatan infrastruktur telekomunikasi tersebut ditargetkan rampung sebelum akhir tahun 2026.
Kepala Diskominfo KSB Dedy Damhudy M Khatim SP MSi mengatakan, peningkatan akses internet tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan komunikasi wisatawan, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, ketersediaan jaringan internet yang stabil semakin penting seiring meningkatnya penggunaan layanan digital dalam aktivitas ekonomi, termasuk transaksi pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
“Dalam mendukung sektor pariwisata, keterjangkauan dan keandalan jaringan internet menjadi perhatian khusus. Apalagi saat ini transaksi ekonomi masyarakat dan wisatawan mayoritas telah beralih ke sistem pembayaran digital seperti QRIS,” ujar Dedy.
Dari sisi teknis, perluasan jaringan dilakukan melalui pemasangan tiang dan penarikan kabel serat optik atau fiber optic (FO) secara udara. Metode tersebut dipilih untuk mempercepat pengerjaan sekaligus memudahkan pemeliharaan dan penanganan gangguan jaringan.
Dalam pelaksanaannya, Diskominfo KSB berkoordinasi dengan operator telekomunikasi, termasuk PT Telkomsel. Dedy menyebut Telkomsel sebagai salah satu mitra yang dinilai responsif dan kooperatif dalam mendukung pengembangan jaringan di lapangan.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio guna memastikan ketersediaan dan kesesuaian penggunaan frekuensi oleh operator.
Diskominfo KSB optimistis perluasan jaringan di Desa Kertasari dan kawasan Pantai Poto Batu dapat diselesaikan sesuai target sebelum pergantian tahun.
“Kami menargetkan proyek ini rampung tahun ini, sehingga wisatawan maupun masyarakat lokal di kedua kawasan tersebut sudah bisa menikmati akses internet secara optimal,” pungkasnya. (Gbw)