PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Dukcapil Sumbawa Perluas Layanan SILAMO

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sumbawa terus memperluas jangkauan pelayanan administrasi kependudukan melalui sejumlah program, salah satunya Sistem Layanan Administrasi Kependudukan Online (SILAMO).

E
Penulis Editor
Tanggal 30 Oct 2026, 18:02 WITA
Dukcapil Sumbawa Perluas Layanan SILAMO
Dekatkan Akses Adduk Desa, Dukcapil Sumbawa Akselerasi Program SILAMO, Jango Desa, dan Perekaman ODGJ

Sumbawa Besar, GaungNUSRA

 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sumbawa terus memperluas jangkauan pelayanan administrasi kependudukan melalui sejumlah program, salah satunya Sistem Layanan Administrasi Kependudukan Online (SILAMO).

Kepala Dukcapil Kabupaten Sumbawa H Varian Bintoro SSos MSi mengatakan, pihaknya terus mendorong 167 desa di Kabupaten Sumbawa untuk merampungkan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bagian dari pelaksanaan program SILAMO.

Menurutnya, program tersebut dirancang untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat sehingga pengurusan dokumen dapat dilakukan dengan lebih mudah dan efektif.

“Program SILAMO ini menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, sehingga pengurusan dokumen kependudukan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan efektif,” ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (27/10).

Selain SILAMO, Dukcapil Sumbawa juga menjalankan program Jango Desa, meningkatkan cakupan kepemilikan akta kelahiran, serta melakukan pendataan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Khusus pendataan ODGJ, Dukcapil bekerja sama dengan sejumlah instansi, di antaranya RSUD, puskesmas, Dinas Sosial, dan perangkat daerah lainnya. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mengidentifikasi warga yang belum memiliki dokumen kependudukan, termasuk akta kelahiran.

H Varian menyebutkan, melalui upaya tersebut pihaknya telah menjaring sekitar enam hingga tujuh orang ODGJ yang sebelumnya belum memiliki data kependudukan.

“Alhamdulillah, upaya ini membuahkan hasil yang baik, dan kami berhasil menjaring sekitar 6–7 orang ODGJ yang sebelumnya belum memiliki data kependudukan,” ungkapnya.

Menurutnya, pendataan tersebut penting agar warga yang belum memiliki dokumen kependudukan dapat teridentifikasi dan memperoleh pelayanan sesuai kebutuhan. Dokumen kependudukan juga menjadi salah satu persyaratan dasar untuk mengakses berbagai layanan publik, termasuk layanan kesehatan dan bantuan jaminan sosial bagi masyarakat yang memenuhi ketentuan.

Melalui SILAMO, Jango Desa, dan program pendataan lainnya, Dukcapil Sumbawa berupaya memperluas akses pelayanan administrasi kependudukan hingga tingkat desa. (Gad) 

Bagikan Berita Ini: