Mataram, GaungNUSRA
Pembalap Italia Marco Bezzecchi keluar sebagai juara MotoGP Mandalika 2026. Sementara itu, Marc Márquez akhirnya berhasil menyentuh garis finis di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika setelah empat edisi sebelumnya gagal menuntaskan balapan.
Keberhasilan Márquez menyelesaikan balapan menjadi salah satu momen yang menyita perhatian dalam penyelenggaraan MotoGP Mandalika tahun ini. Sebelumnya, pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut kerap mengalami insiden di sirkuit kebanggaan Indonesia itu hingga muncul narasi tentang “kutukan Mandalika”.
Dukungan terhadap Márquez juga datang dari Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal. Menjelang akhir pekan balapan, Gubernur memperkenalkan tradisi budaya masyarakat Sasak kepada Márquez melalui ritual sembeq saat parade pembalap di Kota Mataram.
Sembeq merupakan tradisi masyarakat Sasak yang menggunakan campuran bahan alami, seperti kunyit dan kapur sirih, untuk dioleskan pada dahi sebagai simbol doa keselamatan, permohonan perlindungan, dan pemberian restu.
Saat mengoleskan sembeq, Gubernur NTB menyampaikan doa agar Márquez dapat menjalani balapan dengan lancar.
“I pray for you this time. Ini tanggal ganjil, insyaallah kamu bisa melewati tikungan-tikungan itu dengan lancar. Sudah saya sembeq,” ujar Iqbal.
Perhatian terhadap Márquez tidak terlepas dari catatan insiden yang dialaminya di Mandalika dalam beberapa musim terakhir. Pada 2022, ia mengalami kecelakaan highside saat sesi pemanasan. Pada edisi-edisi berikutnya, ia kembali mengalami sejumlah insiden yang membuatnya gagal menyelesaikan balapan.
Pada MotoGP Mandalika 2026, Márquez menunjukkan perkembangan positif sejak sesi kualifikasi dengan mengamankan posisi start keempat (P4). Ia kemudian tampil kompetitif dalam sesi Tissot Sprint pada Sabtu (10/10/2026) dan berhasil finis di posisi pertama.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu momen penting bagi Márquez di Mandalika. Namun, sorotan utama pada balapan utama tetap tertuju pada Marco Bezzecchi yang berhasil merebut gelar juara MotoGP Mandalika 2026.
Menteri Erick Thohir turut menyampaikan kebanggaannya atas penyelenggaraan ajang balap motor kelas dunia tersebut. Ia menyebut kesempatan menyerahkan trofi kepada Bezzecchi sebagai sebuah kehormatan.
“Suatu kehormatan untuk menyerahkan trofi kepada juara MotoGP Mandalika 2026, Marco Bezzecchi asal Italia,” ujar Erick.
Selain persaingan di lintasan, MotoGP Mandalika 2026 juga mencatat rekor jumlah penonton. Sebanyak 157.875 orang tercatat menghadiri ajang tersebut, menjadi angka tertinggi selama penyelenggaraan MotoGP di Indonesia, berdasarkan informasi yang disampaikan dalam keterangan terkait kegiatan tersebut.
Capaian itu disebut sebagai bukti kuatnya kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional.
Penyelenggaraan MotoGP Mandalika diharapkan terus memperkuat posisi NTB sebagai destinasi sport tourism sekaligus memberikan dampak positif bagi pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat. (Gad)