Tarano, GaungNUSRA
Seorang pria berinisial AYA (30), warga Dusun Tiu Sangat Desa Labuhan Bontong Kecamatan Tarano, mengalami luka bakar serius setelah diduga membakar rumahnya sendiri, Rabu (1/7) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.30 Wita itu menggegerkan warga setempat, karena korban ditemukan masih berada di dalam rumah saat api berkobar.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kobaran api pertama kali diketahui setelah terdengar suara atap seng rumah yang terbakar. Salah seorang warga, IK (43), kemudian menghubungi Ketua RW untuk meminta bantuan pemadam kebakaran agar api tidak merembet ke bangunan lain.
Disaat bersamaan, saksi lainnya, MJ (22), melihat AYA masih berada di dalam kamar ketika api mulai membesar. Upaya penyelamatan sempat mengalami kendala lantaran korban disebut menolak keluar dari dalam rumah.
Kapolres Sumbawa melalui Kapolsek Empang, AKP Abdul Muis Tajudin, Kamis (2/7), mengatakan saksi akhirnya berhasil menyelamatkan korban dengan menariknya melalui jendela rumah.
"Korban sempat melakukan perlawanan dan enggan keluar saat hendak diselamatkan. Namun saksi tetap berusaha menarik korban melalui jendela hingga berhasil dievakuasi, meski saat itu korban telah mengalami luka bakar pada sejumlah bagian tubuh," ujar Muis.
Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Empang untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka bakar pada bagian wajah, punggung, serta kedua lengan, sehingga memerlukan perawatan intensif.
Laporan mengenai peristiwa tersebut diterima Polsek Empang sekitar pukul 21.50 Wita. Ps. Kanit Reskrim Polsek Empang Adi Rahmansyah, S.H., bersama personel piket dan Bhabinkamtibmas langsung mendatangi lokasi, guna melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kebakaran dipicu oleh tindakan korban sendiri. Meski demikian, penyidik masih mendalami motif yang melatarbelakangi dugaan aksi tersebut. Kerugian materi akibat kebakaran juga masih dalam proses pendataan sehingga belum dapat dipastikan nilainya.
Dalam kejadian itu, lanjut Muis, tidak ada korban jiwa selain AYA yang mengalami luka bakar serius. Hingga kini korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Empang. Sementara aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan, untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut. (Gar/Hms)