PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Disparpora KSB Cetak Wirausaha Muda Berdaya Saing

Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Pelatihan Kewirausahaan Pemuda, sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing generasi muda di bidang usaha.

E
Penulis Editor
Tanggal 04 Jul 2026, 10:30 WITA
Disparpora KSB Cetak Wirausaha Muda Berdaya Saing
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Kabupaten Sumbawa Barat, Riski Syahputra, membuka kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Pemuda

Sumbawa Barat, GaungNUSRA 

Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Pelatihan Kewirausahaan Pemuda, sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing generasi muda di bidang usaha. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 29 hingga 30 Juni, itu diharapkan mampu melahirkan wirausaha muda yang mandiri, inovatif, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Kabupaten Sumbawa Barat, Riski Syahputra. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pembangunan melalui inovasi, kreativitas, dan semangat kewirausahaan.

"Pemuda harus mampu menjadi agen perubahan. Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir generasi muda yang inovatif, mandiri, dan mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah," ujar Riski.

Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan salah satu program prioritas Bidang Kepemudaan yang bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, serta wawasan praktis dalam membangun dan mengembangkan usaha.

Disparpora, lanjut Riski, tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga menyiapkan pendampingan bagi peserta setelah kegiatan berakhir. Perkembangan usaha para peserta akan dipantau dan dievaluasi secara berkala selama tiga bulan sebagai bagian dari upaya memastikan keberlanjutan usaha yang dirintis.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga berencana memberikan dukungan lanjutan kepada wirausaha muda. Pada 2027, Disparpora menargetkan penyaluran bantuan berupa barang modal bagi peserta yang dinilai mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Untuk memperkuat materi pelatihan, Disparpora menghadirkan dua narasumber dari latar belakang yang berbeda.

Pemateri pertama, H Tarmidzi SKom ME dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat, menekankan pentingnya pemuda mengenali potensi diri serta aktif memanfaatkan berbagai program pengembangan kepemudaan yang disediakan pemerintah.

Menurutnya, partisipasi pemuda Kabupaten Sumbawa Barat dalam berbagai program tingkat daerah maupun nasional masih perlu ditingkatkan. Padahal, program-program tersebut menjadi ruang strategis untuk mengembangkan kompetensi, memperluas jejaring, sekaligus membangun prestasi.

Sementara itu, pemateri kedua, Eka Salaswati, yang dikenal sebagai influencer asal Kabupaten Sumbawa Barat, membagikan pengalaman memanfaatkan media sosial sebagai sarana membangun personal branding sekaligus mengembangkan usaha.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi pelaku usaha, khususnya generasi muda, untuk memasarkan produk dengan biaya yang relatif rendah namun memiliki jangkauan pasar yang luas.

Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap terbentuk ekosistem wirausaha muda yang produktif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menciptakan lapangan kerja baru. Kehadiran pelaku usaha muda juga diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat. (Gbw)

Bagikan Berita Ini: