PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Wabup Sumbawa Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan

Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori, menghadiri acara Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 4 Sumbawa di Kecamatan Plampang, Kamis (4/6).

E
Penulis Editor
Tanggal 08 Jun 2026, 04:15 WITA
Wabup Sumbawa Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan
Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori, saat menghadiri acara Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 4 Sumbawa di Kecamatan Plampang, Kamis (4/6).

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online 

Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori, menghadiri acara Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 4 Sumbawa di Kecamatan Plampang, Kamis (4/6). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan pemerintah, tetapi juga sangat ditentukan oleh keterlibatan orang tua dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak.

Pada tahun ajaran 2025/2026, MTsN 4 Sumbawa meluluskan sebanyak 97 siswa. Acara pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri para guru, orang tua siswa, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah membimbing para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan di tingkat madrasah tsanawiyah. Ia juga mengucapkan selamat kepada para siswa yang telah menuntaskan masa belajar selama tiga tahun dan bersiap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan dukungan seluruh pihak. Sekolah memiliki peran penting dalam memberikan ilmu pengetahuan dan membentuk karakter peserta didik, namun keterlibatan keluarga tetap menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan anak.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, dan orang tua. Jangan menyerahkan sepenuhnya pendidikan anak kepada sekolah. Anak-anak membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan pendampingan dari orang tua di rumah,” ujarnya.

Wabup menuturkan bahwa kesibukan bekerja tidak boleh menjadi alasan bagi orang tua untuk mengabaikan perkembangan anak. Ia bahkan membagikan pengalaman pribadinya saat mendampingi pendidikan anak-anaknya.

“Meski sibuk bekerja, orang tua harus tetap meluangkan waktu untuk anak. Saya sendiri pernah selama tiga tahun menjadi tukang ojek antar-jemput anak ketika mereka masih sekolah. Itu bentuk tanggung jawab dan perhatian orang tua terhadap pendidikan anak,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran orang tua dalam kehidupan anak akan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter, kedisiplinan, serta motivasi belajar. Karena itu, sinergi antara keluarga dan sekolah harus terus diperkuat demi menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.

Selain menyoroti pentingnya pendidikan, Ansori juga mengingatkan perlunya menjaga identitas budaya daerah melalui penggunaan batik tenun khas Sumbawa setiap hari Kamis. Menurutnya, budaya lokal merupakan bagian dari jati diri masyarakat yang harus terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda.

Ia menilai, kecintaan terhadap budaya daerah tidak hanya diwujudkan melalui pelestarian tradisi, tetapi juga melalui kebiasaan sederhana yang dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan leluhur.

“Penggunaan batik tenun khas Sumbawa merupakan salah satu bentuk penghargaan terhadap budaya lokal. Dengan mencintai budaya sendiri, kita turut membangun masyarakat yang beradab, bermartabat, dan memiliki identitas yang kuat,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati juga mengajak para orang tua untuk berperan aktif mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi salah satu program strategis pemerintah. Pengawasan dari masyarakat dinilai penting agar pelaksanaannya berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat optimal bagi para siswa.

Menutup sambutannya, Wabup berpesan kepada seluruh siswa yang dilepas agar terus melanjutkan pendidikan dan tidak pernah berhenti mengejar cita-cita. Ia menegaskan bahwa pelepasan siswa bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Pelepasan ini bukan akhir, tetapi awal menuju kesuksesan. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, raih cita-cita setinggi mungkin, dan jangan pernah melupakan jasa kedua orang tua yang telah berjuang untuk pendidikan kalian,” pesannya.

Acara pelepasan siswa MTsN 4 Sumbawa berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Momen tersebut menjadi penanda keberhasilan 97 siswa menyelesaikan pendidikan tingkat menengah pertama sekaligus membuka lembaran baru dalam perjalanan mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. (Gad/Hms)

Bagikan Berita Ini: