Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Sebanyak 145 warga belajar Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Sumbawa resmi diwisuda dan menerima ijazah, Kamis (30/7). Kelulusan tersebut menjadi penanda keberhasilan pendidikan nonformal dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan melalui jalur formal.
Prosesi pelepasan dan penyerahan ijazah berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, tutor, tenaga kependidikan, orang tua warga belajar, serta tamu undangan lainnya. Dari total 145 lulusan, sebanyak 15 orang merupakan peserta Paket A, 33 orang Paket B, dan 97 orang Paket C.
Kepala SKB Kabupaten Sumbawa, Agus Sadid MPd, mengatakan pendidikan nonformal memiliki kedudukan yang sama dengan pendidikan formal. Perbedaannya hanya terletak pada sistem pembelajaran yang diterapkan.
"Proses dan perlakuannya sama. Yang membedakan hanyalah sistem pembelajarannya yang terbagi menjadi tiga model, yaitu tatap muka, tutorial, dan tugas mandiri," ujarnya.
Agus mengapresiasi semangat seluruh warga belajar yang mampu menyelesaikan pendidikan kesetaraan dengan baik. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kesempatan memperoleh pendidikan terbuka bagi siapa saja, tanpa memandang usia maupun latar belakang.
Ia berharap para lulusan tidak berhenti sampai di jenjang pendidikan kesetaraan, tetapi terus melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi maupun meningkatkan kompetensi untuk memasuki dunia kerja.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa yang diwakili Kepala Seksi Kurikulum PAUD dan Pendidikan Nonformal, Iman Wahyuddin SH, menegaskan tidak ada perbedaan esensial antara pendidikan formal dan pendidikan nonformal.
"Yang terpenting adalah kemauan untuk belajar, berproses, serta keabsahan dokumen siswa," katanya.
Menurut Iman, Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat layanan pendidikan nonformal sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh masyarakat.
Suasana haru dan bangga mewarnai prosesi penyerahan ijazah kepada para lulusan. Kehadiran keluarga dan para tutor turut menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan warga belajar yang berhasil menuntaskan pendidikannya.
Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C yang diselenggarakan SKB Kabupaten Sumbawa diharapkan terus menjadi alternatif pendidikan bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui konsep pendidikan sepanjang hayat. (Gad)