Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online
Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori, resmi menutup Turnamen Sepak Bola Paroso Cup II di Kecamatan Moyo Hilir, Kamis (4/6). Pada kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya pembinaan sepak bola usia muda secara berkelanjutan guna melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Wabup Sumbawa mengapresiasi penyelenggaraan Paroso Cup II, yang telah memasuki tahun kedua. Menurutnya, turnamen sepak bola tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minat mereka.
Ia menilai, kegiatan olahraga yang dilaksanakan secara rutin mampu memberikan dampak sosial yang signifikan, terutama dalam mengurangi berbagai pengaruh negatif di kalangan pemuda.
“Kegiatan seperti ini sangat diharapkan masyarakat dan mendapat apresiasi dari pemerintah. Jika dilaksanakan secara berkelanjutan, hobi dan bakat anak-anak muda dapat tersalurkan dengan baik. Dampaknya tentu positif karena dapat mengurangi berbagai pengaruh negatif di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wabup mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Sumbawa saat ini tengah mempersiapkan penyelenggaraan Liga Sumbawa, sebagai bagian dari sistem pembinaan sepak bola yang lebih terstruktur dan berjenjang.
Kompetisi tersebut direncanakan dibagi ke dalam empat zona, yakni wilayah barat, tengah, timur, dan selatan. Melalui sistem tersebut, diharapkan potensi pesepakbola dari seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa dapat terakomodasi dan berkembang secara optimal.
Menurut Wabup, juara Liga Sumbawa nantinya akan diproyeksikan menjadi wakil Kabupaten Sumbawa pada ajang Liga 4 tingkat nasional. Kehadiran kompetisi tersebut diharapkan menjadi pintu masuk lahirnya pemain-pemain berbakat asal Sumbawa yang mampu menembus kompetisi profesional.
“Kami ingin ada jenjang pembinaan yang jelas. Harapannya akan lahir pemain-pemain asal Sumbawa yang mampu berkiprah di level profesional dan bersaing di kancah nasional. Mungkin saat ini pembinaannya belum tertata secara sempurna, tetapi ke depan kita harus memiliki pemain-pemain daerah yang mampu mengharumkan nama Sumbawa,” tegasnya.
Sementara itu, pada partai final Paroso Cup II, NTT FC Sumbawa Besar berhasil tampil sebagai juara setelah mengalahkan Pendatang Sebasang Unter dengan skor tipis 3-2. Pertandingan berlangsung sengit dan menarik sejak menit awal hingga peluit panjang dibunyikan.
Keberhasilan NTT FC meraih gelar juara menutup rangkaian turnamen yang berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Selain menjadi ajang silaturahmi antarwarga, Paroso Cup II diharapkan terus menjadi sarana pembinaan olahraga sekaligus pencarian bibit-bibit pesepakbola berbakat di Kabupaten Sumbawa. (Gad/Hms)