PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Usir Ternak, Warga Temukan Mayat Membusuk

Warga yang sedang mengusir ternak di areal perkebunan Desa Empang Atas Kecamatan Empang, dikejutkan dengan aroma menyengat, Selasa (8/9) sore.

E
Penulis Editor
Tanggal 10 Sep 2026, 12:00 WITA
 Usir Ternak, Warga Temukan Mayat Membusuk
Polisi saat melakukan evakuasi terhadap jenazah yang ditemukan di area perkebunan Desa Empang Atas Kecamatan Empang

Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Warga yang sedang mengusir ternak di areal perkebunan Desa Empang Atas Kecamatan Empang, dikejutkan dengan aroma menyengat, Selasa (8/9) sore. Setelah mencari sumber bau tersebut, warga menemukan sesosok mayat dalam kondisi sudah membusuk di kawasan perkebunan.

Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada aparat setempat. Laporan itu diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Empang hingga jajaran Polsek Empang segera mendatangi lokasi.

Kapolres Sumbawa, melalui Kapolsek Empang, AKP Abdul Muis Tajudin, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.

Polisi mengidentifikasi korban berinisial A (65), warga Dusun Lapangan Karang Irian Desa Empang Bawah Kecamatan Empang. Dipaparkan, penemuan bermula ketika seorang warga mengusir ternak yang berada di sekitar areal perkebunan pada sekitar pukul 17.00 Wita. Saat berada di lokasi, warga mencium aroma menyengat yang berasal dari sekitar kawasan tersebut.

Rasa penasaran mendorong warga mencari sumber bau. Warga kemudian menemukan tubuh seseorang yang tergeletak di area perkebunan dalam kondisi telah mengalami pembusukan.

Warga segera melaporkan temuan tersebut kepada aparat. Petugas Bhabinkamtibmas kemudian meneruskan informasi itu kepada jajaran Polsek Empang.

Mendapat laporan tersebut, personel piket Polsek Empang langsung bergerak menuju lokasi. Polisi berkoordinasi dengan tenaga kesehatan Puskesmas Empang dan perangkat desa untuk menangani penemuan jenazah tersebut.

Setiba di lokasi, petugas langsung mengamankan area sekitar tempat penemuan. Polisi memasang garis pengaman untuk membatasi warga yang mendekati lokasi sekaligus menjaga kondisi tempat kejadian perkara (TKP) agar tidak terganggu.

Petugas kemudian meminta keterangan sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut. Polisi menggali informasi awal untuk mengetahui identitas korban, waktu terakhir korban terlihat, serta kemungkinan aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Tim medis bersama personel kepolisian juga melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Petugas menemukan kondisi tubuh korban telah mengalami pembusukan.

Dari pemeriksaan luar, tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari 24 jam sebelum ditemukan. Kondisi jenazah yang sudah membusuk membuat petugas melakukan penanganan dan evakuasi secara hati-hati.

“Begitu menerima laporan dari warga, kami langsung bergerak ke TKP bersama tim medis untuk mengamankan lokasi, melakukan olah TKP, serta membantu proses evakuasi jenazah,” ujar Muis.

Polisi kemudian menyelesaikan proses olah TKP sebelum menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga. Petugas juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan tenaga kesehatan selama proses penanganan korban.

Setelah pemeriksaan luar dan proses olah TKP selesai, polisi mendampingi keluarga korban. Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga. (Gar/Hms)



Bagikan Berita Ini: