PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Tujuh Kontainer Sampah Perkuat Layanan Kebersihan Utan

Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperkuat pelayanan kebersihan di Kecamatan Utan melalui penyerahan tujuh unit kontainer sampah, Senin (3/8).

E
Penulis Editor
Tanggal 04 Aug 2026, 18:54 WITA
 Tujuh Kontainer Sampah Perkuat Layanan Kebersihan Utan
Pemkab Sumbawa bersama DPRD menyerahkan 7 unit kontainer sampah hasil alokasi Pokir DPRD Dapil Utan dalam giat Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Kantor Camat Utan (3/8).

Utan, GaungNUSRA 

Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperkuat pelayanan kebersihan di Kecamatan Utan melalui penyerahan tujuh unit kontainer sampah, Senin (3/8). Bantuan yang bersumber dari dana pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Daerah Pemilihan (Dapil) Utan dan sekitarnya itu diharapkan mampu meningkatkan pengelolaan sampah, sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Penyerahan kontainer dilakukan dalam kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Aula Kantor Camat Utan dan dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori, Wakil Ketua I DPRD, HM Berlian Rayes MMInov, Wakil Ketua II DPRD, Gitta Liesbano, Inspektur Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pipin Sakti Bitongo ST MEng, para kepala perangkat daerah, Camat Utan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Utan.

Pengadaan tujuh kontainer tersebut dialokasikan melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) DLH Kabupaten Sumbawa sebagai hasil sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menariknya, dua pimpinan DPRD yang hadir dalam kegiatan tersebut merupakan wakil rakyat dari Dapil Utan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati, Mohamad Ansori menegaskan bahwa setiap rupiah anggaran daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, seluruh program pemerintah harus dikelola secara efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Kami hadir dengan pasukan lengkap, Inspektur juga hadir karena ini bagian dari pengawasan. Penggunaan anggaran sekecil apa pun, bahkan satu rupiah uang rakyat, harus benar-benar bermanfaat untuk rakyat," tegas Wabup.

Ia juga mengapresiasi dukungan DPRD melalui alokasi dana pokir yang diwujudkan dalam pengadaan kontainer sampah. Menurutnya, kolaborasi legislatif dan eksekutif menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi program yang langsung dirasakan manfaatnya.

Wabup mengingatkan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada penyediaan sarana dan prasarana. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Karena itu, warga didorong mulai memilah sampah dari rumah, mengolah sampah organik secara mandiri, serta memanfaatkan kontainer hanya untuk sampah residu agar volume sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dapat terus ditekan.

Sebelumnya, Camat Utan, Sartono SSos, menyampaikan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan di wilayahnya. Kehadiran kontainer sampah diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara bertanggung jawab.

Kepala DLH Kabupaten Sumbawa, Pipin Sakti Bitongo menjelaskan, enam unit kontainer ditempatkan di Desa Stowe Brang, Pukat, Motong, Orong Bawa, Sabedo, dan Jorok. Sementara satu unit lainnya disiapkan sebagai kontainer cadangan guna menjamin keberlangsungan pelayanan. Pengangkutan sampah akan didukung armada arm roll truck menuju TPA Raberas sesuai jadwal operasional.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, HM Berlian Rayes menilai pengelolaan sampah, penataan pasar, dan pelestarian lingkungan merupakan tiga persoalan utama yang perlu menjadi perhatian bersama di Kecamatan Utan. Menurutnya, penyelesaiannya membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, DPRD, dan masyarakat.

Selain menyerahkan kontainer sampah secara simbolis kepada desa penerima manfaat, Wakil Bupati juga mendorong lahirnya berbagai inovasi daerah, salah satunya melalui penyelenggaraan Car Free Night di kawasan Taman Utan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang pemberdayaan pelaku UMKM lokal. (Gar) 

Bagikan Berita Ini: