PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Tradisi Maulid Kaduk Tetap Lestari, Ketua LATS Beri Apresiasi

Masyarakat Dusun Kaduk Desa Baturotok Kecamatan Batulanteh, tetap menjaga tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW yang diwariskan secara turun-temurun.

E
Penulis Editor
Tanggal 28 Aug 2026, 18:57 WITA
 Tradisi Maulid Kaduk Tetap Lestari, Ketua LATS Beri Apresiasi
Rawat Warisan Leluhur, Warga Dusun Kaduk Baturotok Peringati Maulid Nabi dengan Khidmat

Batulanteh, GaungNUSRA  

Masyarakat Dusun Kaduk Desa Baturotok Kecamatan Batulanteh, tetap menjaga tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW yang diwariskan secara turun-temurun. Masyarakat menggelar peringatan Maulid di Masjid Baiturrahman, Selasa (25/8), dengan suasana meriah dan penuh khidmat.

Masyarakat setempat mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta generasi muda turut mengambil bagian dalam peringatan yang sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarwarga.

Ketua Umum Pajatu Adat Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) Kabupaten Sumbawa, Dr M Ihsan Safitri MSi, mengapresiasi masyarakat Dusun Kaduk yang tetap merawat tradisi tersebut.

Ihsan menilai tradisi Maulid Dusun Kaduk memiliki nilai penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Masyarakat tidak sekadar menjalankan kegiatan seremonial, tetapi juga menjaga warisan para orang tua yang mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, silaturahmi, serta kecintaan terhadap agama.

“Tradisi yang baik seperti yang masih dilaksanakan masyarakat Dusun Kaduk ini harus kita apresiasi dan pertahankan. Ini merupakan warisan dari para orang tua kita yang di dalamnya terdapat nilai kebersamaan, gotong royong, silaturahmi dan kecintaan terhadap agama,” ujarnya.

Menurut Ihsan, masyarakat tetap dapat menjaga tradisi tanpa menutup diri terhadap perkembangan zaman. Ia mendorong masyarakat mempertahankan nilai-nilai positif dalam tradisi sekaligus menyesuaikan pelaksanaannya dengan dinamika kehidupan saat ini.

Ia juga meminta generasi muda ikut terlibat dalam setiap kegiatan adat dan keagamaan. Keterlibatan tersebut penting agar generasi penerus tidak hanya menyaksikan tradisi, tetapi juga memahami sejarah, tata cara, serta nilai yang terkandung di dalamnya.

Ihsan menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi. Karena itu, masyarakat perlu memberikan ruang kepada anak-anak dan pemuda untuk mengenal serta terlibat langsung dalam berbagai kegiatan yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Dusun Kaduk.

Selain menjaga tradisi, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menghadirkan pesan keagamaan bagi jamaah. Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat SAg MMInov, menyampaikan hikmah Maulid dengan mengajak masyarakat menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Syukri Rahmat mengingatkan jamaah bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya melalui peringatan Maulid. Masyarakat perlu menerapkan akhlak dan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, serta dalam menjalankan tanggung jawab sebagai hamba Allah SWT.

“Peringatan Maulid hendaknya menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali meneladani Rasulullah SAW. Akhlak beliau harus menjadi contoh dalam kehidupan kita, baik dalam keluarga, bermasyarakat maupun dalam menjalankan amanah,” pesannya.

Ia mengajak jamaah menghidupkan sikap jujur, amanah, sabar, peduli terhadap sesama, dan menjaga persaudaraan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu masyarakat terapkan dalam kehidupan sehari-hari agar pesan Maulid tidak berhenti dalam rangkaian acara.

Sementara itu, Ketua PHBI Masjid Baiturrahman Dusun Kaduk, H Syarapuddin SPd, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang ikut menyukseskan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Syarapuddin menegaskan masyarakat akan terus mempertahankan tradisi baik yang diwariskan para orang tua terdahulu. Ia menyebut tradisi tersebut telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Dusun Kaduk dan memiliki makna yang kuat bagi warga.

“Tradisi yang baik dari para orang tua kita dahulu akan tetap kita pertahankan. Ini merupakan warisan yang harus kita jaga bersama agar anak cucu kita nantinya tetap mengetahui dan memahami tradisi yang telah dilaksanakan oleh orang tua kita,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat terus mengisi peringatan Maulid dengan kegiatan yang memperkuat keimanan sekaligus mempererat hubungan antarsesama warga.

Peringatan Maulid di Masjid Baiturrahman juga memperlihatkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam menjaga kegiatan keagamaan dan tradisi lokal. Masyarakat bersama tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta generasi muda mengambil peran dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. (Gac)



Bagikan Berita Ini: