Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online
Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman bencana melalui pembaruan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB). Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Review Dokumen Kajian Risiko Bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, Jumat (19/6).
Kegiatan itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem mitigasi bencana yang lebih terukur, adaptif, dan berbasis data. Pembaruan dokumen KRB dinilai penting mengingat dinamika ancaman bencana yang terus berkembang seiring perubahan kondisi lingkungan, iklim, dan pemanfaatan ruang wilayah.
Rapat koordinasi tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam penyusunan dokumen yang akan menjadi acuan utama penanggulangan bencana di Kabupaten Sumbawa.
Dalam forum tersebut, BPBD Kabupaten Sumbawa menegaskan bahwa kajian risiko bencana bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen strategis yang menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan daerah yang aman dan berkelanjutan.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Sumbawa, Dr Rusdianto menjelaskan bahwa dokumen KRB yang akan direviu dan diperbarui nantinya diproyeksikan menjadi landasan geospasial. Sekaligus rujukan kebijakan bagi pemerintah daerah dalam menyusun program mitigasi dan pengelolaan risiko bencana.
“Dokumen KRB yang akan direview dan diperbarui diproyeksikan menjadi landasan geospasial sekaligus kebijakan strategis dalam penyusunan program mitigasi dan pengelolaan risiko bencana di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan dokumen yang mutakhir sangat penting untuk memastikan seluruh kebijakan pembangunan daerah mempertimbangkan aspek kerawanan dan risiko bencana. Dengan demikian, setiap program pembangunan dapat dirancang secara lebih aman dan berorientasi pada pengurangan risiko.
Ia menambahkan, rapat koordinasi tersebut bertujuan membangun kesamaan pemahaman di antara seluruh pihak yang terlibat serta memperkuat komitmen bersama dalam penyusunan kerangka kerja Kajian Risiko Bencana Kabupaten Sumbawa.
Proses review dokumen KRB juga mendapat dukungan dari Program SIAP SIAGA yang selama ini aktif mendampingi berbagai daerah dalam memperkuat kapasitas penanggulangan bencana dan pengurangan risiko bencana.
Melalui dukungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap proses pembaruan dokumen dapat berjalan lebih komprehensif dan menghasilkan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan.
Dalam rapat itu, peserta juga membahas penyusunan draf Surat Keputusan (SK) Tim Penyusun Kajian Risiko Bencana Kabupaten Sumbawa. Tim tersebut nantinya akan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki keterkaitan dengan aspek kebencanaan, tata ruang, pembangunan, lingkungan hidup, hingga pelayanan masyarakat.
Selain pembentukan tim penyusun, forum tersebut juga diarahkan untuk menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang akan menjadi pedoman operasional dalam pelaksanaan review dokumen KRB. Dokumen tersebut diharapkan memberikan kepastian mengenai mekanisme kerja, tahapan pelaksanaan, serta pembagian tugas masing-masing pihak yang terlibat.
Tidak hanya itu, rapat koordinasi juga menargetkan lahirnya kesepakatan bersama terkait jadwal dimulainya proses review, penyusunan linimasa pelaksanaan kegiatan, serta pembagian peran teknis antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Program SIAP SIAGA.
Menurut Dr Rusdianto, kejelasan tahapan dan pembagian tugas menjadi faktor penting agar proses penyusunan dokumen dapat berjalan efektif dan menghasilkan keluaran yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menilai pembaruan Kajian Risiko Bencana merupakan investasi jangka panjang dalam upaya melindungi masyarakat dari potensi dampak bencana. Dokumen tersebut nantinya tidak hanya menjadi acuan BPBD, tetapi juga menjadi referensi bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun program pembangunan yang lebih tangguh terhadap risiko.
Dengan tersusunnya dokumen Kajian Risiko Bencana yang komprehensif, mutakhir, dan berkelanjutan, Kabupaten Sumbawa diharapkan semakin siap menghadapi berbagai ancaman bencana yang berpotensi terjadi. Selain meningkatkan keselamatan masyarakat, langkah tersebut juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang aman, tangguh, dan berkelanjutan di masa mendatang. (Gam)