Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Gabungan Demokrat-PPP Pembangunan, Juliansyah SE, menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal dalam menghadapi ekspansi industri pertambangan di wilayah selatan Kabupaten Sumbawa. Hal itu disampaikannya saat melaksanakan reses di Desa Dete Kecamatan Lape, belum lama ini.
Dalam kegiatan yang dihadiri masyarakat setempat tersebut, Juliansyah menyerap berbagai aspirasi warga. Mulai dari kebutuhan peningkatan fasilitas pelayanan publik, hingga harapan agar masyarakat lokal memperoleh kesempatan lebih besar untuk bekerja di sektor pertambangan.
Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah permintaan penyediaan kantor dan sarana pemadam kebakaran. Warga menilai fasilitas tersebut sangat dibutuhkan mengingat tingginya risiko kebakaran di kawasan permukiman yang dapat mengakibatkan kerugian besar.
"Warga sangat mengharapkan adanya fasilitasi dari Pemerintah Daerah untuk pengadaan kantor dan sarana pemadam kebakaran. Ini menjadi prioritas karena risiko kebakaran yang tinggi dan dampaknya terhadap kerugian harta benda masyarakat," ujar Juliansyah.
Selain persoalan infrastruktur pelayanan dasar, isu ketenagakerjaan menjadi perhatian utama dalam dialog. Masyarakat berharap putra-putri daerah dapat memperoleh prioritas dalam proses rekrutmen tenaga kerja pada proyek-proyek pertambangan yang berkembang di wilayah selatan Sumbawa, termasuk yang dikelola PT SJR, PT Intam, maupun PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN).
Menanggapi aspirasi tersebut, Juliansyah meminta Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah lebih proaktif dengan melakukan pendataan tenaga kerja potensial hingga ke tingkat desa. Menurutnya, langkah tersebut menjadi dasar penting dalam menyiapkan tenaga kerja lokal agar mampu memenuhi kebutuhan industri pertambangan.
"Pendataan ini krusial agar masyarakat kita memiliki kesempatan yang sama untuk direkrut. Kita tidak ingin menjadi penonton di rumah sendiri," tegas legislator dari Daerah Pemilihan Sumbawa II tersebut.
Ia menilai kesiapan SDM harus dilakukan sejak sekarang mengingat proyek pengembangan sektor pertambangan di Sumbawa diproyeksikan berlangsung dalam jangka panjang. Karena itu, pemerintah daerah perlu menyusun program pelatihan dan peningkatan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri sehingga tenaga kerja lokal memiliki daya saing.
Juliansyah juga menyoroti rencana pengembangan tambang yang dilakukan Grup AMMAN. Menurutnya, berdasarkan informasi perusahaan, grup tersebut memiliki wilayah konsesi sekitar 25.000 hektare yang mencakup Tambang Batu Hijau dan proyek Elang. Setelah menyelesaikan studi kelayakan proyek Elang pada 2025, pembangunan tambang dijadwalkan dimulai pada 2026 dengan target produksi awal pada 2031.
Ia menilai pengembangan proyek tersebut akan membuka peluang ekonomi yang besar bagi Kabupaten Sumbawa apabila disertai kebijakan yang berpihak kepada masyarakat lokal, terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan pemberdayaan pelaku usaha daerah.
Menurut Juliansyah, keberadaan sumber daya alam yang dimiliki Sumbawa harus mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah daerah perlu memastikan masyarakat memiliki kesiapan kompetensi sehingga mampu bersaing dalam proses rekrutmen.
Ia juga mengapresiasi langkah AMMAN yang terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan dan sertifikasi. Namun, menurutnya, komitmen tersebut harus diikuti dengan keberpihakan yang nyata kepada tenaga kerja lokal di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Program pelatihan dan rekrutmen harus benar-benar memberikan ruang bagi masyarakat lokal. Pelatihan keselamatan kerja, kepemimpinan, hingga sertifikasi kompetensi perlu dapat diakses oleh putra-putri daerah agar mereka siap bersaing dan memperoleh kesempatan kerja," katanya.
Melalui kegiatan reses tersebut, Juliansyah berkomitmen memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat Desa Dete kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Ia berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat sehingga pengembangan sektor pertambangan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa. (Gam)