PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Runway Bandara Diperpanjang, Ratusan Rumah Terdampak

Pemerintah Kabupaten Sumbawa merencanakan perpanjangan landasan pacu (runway) Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, sebagai upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah. Panjang runway yang saat ini sekitar 1.800 meter direncanakan akan ditambah lebih dari

E
Penulis Editor
Tanggal 24 Apr 2026, 15:14 WITA
Runway Bandara Diperpanjang, Ratusan Rumah Terdampak
Ilustrasi: Runway Bandara Diperpanjang, Ratusan Rumah Terdampak

Sumbawa Besar, GaungNUSRAonline 

Pemerintah Kabupaten Sumbawa merencanakan perpanjangan landasan pacu (runway) Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, sebagai upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah. Panjang runway yang saat ini sekitar 1.800 meter direncanakan akan ditambah lebih dari 400 meter. Namun, dalam rencana ini, lebih dari 200 rumah milik warga akan terdampak. 

Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, Kamis (23/3), mengatakan rencana tersebut masih dalam tahap awal dan membutuhkan sejumlah kajian. Terutama terkait kemampuan fiskal daerah, untuk pembebasan lahan yang terdampak.

“Memang ada rencana perpanjangan runway, tetapi kita harus melihat kondisi keuangan daerah, terutama untuk pembebasan lahan karena cukup banyak permukiman masyarakat di sekitar lokasi,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan survei di sejumlah lokasi sebagai alternatif pembangunan bandara baru. Namun, hasil kajian lapangan menunjukkan sebagian besar lokasi tidak memenuhi syarat teknis, terutama terkait faktor keselamatan penerbangan.

“Survei sudah dilakukan di beberapa wilayah, baik di bagian timur, barat, maupun kawasan Samota. Namun kondisi angin dinilai tidak stabil untuk proses lepas landas dan pendaratan. Lokasi yang paling memungkinkan tetap di bandara yang ada saat ini,” jelasnya.

Dengan pertimbangan tersebut, pemerintah daerah memilih opsi perpanjangan runway sebagai langkah paling realistis dalam meningkatkan kapasitas layanan penerbangan di Kabupaten Sumbawa.

Terkait kebutuhan anggaran, Bupati menyebut pemerintah masih akan melakukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi besaran biaya maupun nilai pembebasan lahan di sekitar bandara. Hal ini penting untuk memastikan perencanaan berjalan sesuai kemampuan keuangan daerah.

Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung pembebasan lahan sebagai tahap awal. Setelah itu, pembiayaan pembangunan fisik runway akan diupayakan melalui dukungan pihak lain, termasuk pemerintah pusat maupun mitra pendanaan.

“Setelah lahan siap, baru kita cari dukungan pembiayaan untuk pembangunan runway tersebut,” katanya.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun GaungNUSRA, perpanjangan runway ini dilakukan ke arah utara. Tentunya, perpanjangan ini akan dibarengi dengan pembebasan lahan. Dimana lahan tersebut merupakan pemukiman warga dan wilayah perkantoran.

Jika perpanjangan runway ini dilaksanakan, lebih dari 200 rumah yang akan terdampak. (Gar)

Bagikan Berita Ini: