Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Sebuah rumah panggung milik Khairuddin di Dusun Perung, Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa, ludes terbakar pada Kamis (15/10) sekitar pukul 05.00 WITA. Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik.
Api dengan cepat melalap seluruh bangunan rumah yang sebagian besar berbahan kayu, termasuk barang-barang di dalamnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi kerugian materi ditaksir mencapai Rp75 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diketahui saat Khairuddin merasakan hawa panas ketika sedang tidur. Setelah terbangun, ia mendapati api telah membesar di bagian atas rumahnya.
Khairuddin kemudian segera menyelamatkan diri dan meminta pertolongan warga sekitar. Namun, kobaran api terus membesar karena material bangunan yang mudah terbakar.
Sekitar pukul 05.05 WITA, tetangga korban, Abdul Azis, menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa untuk melaporkan kejadian tersebut. Informasi juga disampaikan kepada kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
Petugas Damkartan tiba di lokasi sekitar pukul 05.15 WITA dengan mengerahkan dua unit armada, yakni satu mobil pemadam jenis fire truck dan satu unit fire jeep. Proses pemadaman turut dibantu Babinsa Kerekeh, personel Yon TP 835/SYB, serta warga setempat.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.10 WITA. Setelah itu, petugas melakukan pendinginan dan sterilisasi di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Akibat kejadian tersebut, rumah panggung beserta seluruh isinya hangus terbakar. Barang yang turut musnah antara lain seperangkat peralatan pertukangan dan uang tunai sebesar Rp7 juta. Selain itu, bagian jendela dan lisplang rumah milik Siti Hajar juga dilaporkan terbakar.
Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, Pipin Bitongo ST MEng, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi pada Kamis (15/10). Ia mengatakan, petugas langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan kebakaran.
Menurut Pipin, kesigapan petugas bersama masyarakat berhasil mengendalikan api sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya.
“Berkat kesigapan anggota Disdamkartan dan masyarakat, api dapat dipadamkan dengan aman, lancar, dan terkendali, sehingga tidak menyebar ke rumah lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, sedangkan total kerugian diperkirakan mencapai Rp75 juta. (Gad)