PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Rumah di Semamung Hangus, Kerugian Tembus Rp300 Juta

Sebuah rumah milik pasangan Ahmadi dan Halimah di Dusun Makmur Desa Semamung Kecamatan Moyo Hulu, ludes dilalap api, Minggu (19/7) siang

E
Penulis Editor
Tanggal 21 Jul 2026, 17:30 WITA
 Rumah di Semamung Hangus, Kerugian Tembus Rp300 Juta
Rumah hangus dilahap sang jagoan merah(api)

Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Sebuah rumah milik pasangan Ahmadi dan Halimah di Dusun Makmur Desa Semamung Kecamatan Moyo Hulu, ludes dilalap api, Minggu (19/7) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan rumah beserta sebagian besar harta benda di dalamnya hangus terbakar dengan kerugian sementara ditaksir mencapai Rp300 juta.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, informasi kebakaran diterima dari warga sekitar pukul 13.52 Wita. Tim pemadam segera diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 14.05 Wita untuk melakukan upaya pemadaman.

Dalam penanganan kejadian itu, Damkartan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit fire jeep. Operasi pemadaman dipimpin jajaran Bidang Operasi Damkartan dengan melibatkan personel dari Mako Sumbawa dan Zona Lunyuk. Proses pemadaman juga mendapat dukungan aparat TNI-Polri, Pemerintah Desa Semamung, serta masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil identifikasi awal di lokasi, api diduga pertama kali muncul dari bagian belakang rumah panggung yang difungsikan sebagai dapur. Karena sebagian besar bangunan menggunakan material kayu, kobaran api dengan cepat membesar sebelum akhirnya merembet ke rumah permanen di bagian depan.

Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama. Petugas bersama warga berjibaku mencegah api meluas ke permukiman di sekitarnya. Setelah hampir dua jam melakukan penyemprotan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 Wita.

Keberhasilan mengendalikan kobaran api dinilai mampu mencegah kebakaran meluas ke rumah-rumah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang. Sementara itu, kerugian material akibat musibah tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.

Usai proses pemadaman, sempat terjadi aksi penahanan satu unit mobil pemadam kebakaran oleh sejumlah warga di halaman Kantor Camat Moyo Hulu. Aksi tersebut merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang mendesak Pemerintah Kabupaten Sumbawa segera mengoperasikan Pos Pemadam Kebakaran di Kecamatan Moyo Hulu. Warga menilai keberadaan pos damkar di wilayah itu sangat dibutuhkan agar waktu respons penanganan kebakaran dapat lebih cepat.

Setelah situasi kembali kondusif, personel Damkartan meninggalkan lokasi dan kembali ke Markas Komando sekitar pukul 16.30 Wita.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa, H Sahabuddin MSi, mengapresiasi sinergi seluruh personel, aparat pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat yang terlibat dalam proses pemadaman. Menurutnya, kerja sama tersebut berhasil mencegah kebakaran meluas sehingga dampak yang ditimbulkan tidak lebih besar.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang didominasi material kayu. Selain itu, warga diminta segera melaporkan setiap kejadian kebakaran agar petugas dapat memberikan penanganan secepat mungkin. (Gac) 

Bagikan Berita Ini: