PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Ribuan Meter Persegi Lahan di Badas Terbakar

Kebakaran melanda lahan kosong seluas ribuan meter persegi di Dusun Badas Desa Badas Kecamatan Labuhan Badas, Selasa (1/9) malam.

E
Penulis Editor
Tanggal 03 Sep 2026, 17:50 WITA
Ribuan Meter Persegi Lahan di Badas Terbakar
Kebakaran Lahan Ribuan Meter Persegi di Badas Berhasil Dipadamkan. Tim gabungan Polsek Labuhan Badas, TNI, Damkar, dan warga memadamkan api yang nyaris menjalar ke permukiman.

 Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Kebakaran melanda lahan kosong seluas ribuan meter persegi di Dusun Badas Desa Badas Kecamatan Labuhan Badas, Selasa (1/9) malam. Kobaran api membakar semak belukar dan rumput kering di lahan tersebut, hingga berpotensi menjalar ke kawasan permukiman warga.

Petugas Polsek Labuhan Badas menerima laporan warga mengenai kebakaran sekitar pukul 20.20 Wita. Polisi langsung bergerak setelah menerima informasi tersebut dan menghubungi unsur terkait, untuk mempercepat penanganan di lokasi.

Kapolres Sumbawa, melalui Kapolsek Labuhan Badas, Iptu Eko Riyono SH MSi, mengatakan personel kepolisian segera berkoordinasi dengan Babinsa Desa Badas, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumbawa, serta masyarakat sekitar.

“Tanpa buang waktu, anggota piket Polsek Labuhan Badas langsung berkoordinasi dengan Babinsa Desa Badas, Tim Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumbawa, serta warga sekitar untuk segera mendatangi lokasi,” kata Eko.

Tim gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 20.30 Wita. Petugas mendapati api telah membakar area lahan kosong yang luasnya mencapai ribuan meter persegi. Kondisi lahan yang dipenuhi semak dan rumput kering membuat kobaran api cepat menyebar.

Tiupan angin turut menyulitkan proses pemadaman. Petugas kemudian langsung menyusun strategi untuk mengendalikan api agar tidak bergerak menuju permukiman warga yang berada di sekitar lokasi.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumbawa mengerahkan satu unit mobil pemadam. Petugas mengarahkan semprotan air secara intensif ke titik-titik api, sementara personel kepolisian, TNI, dan warga membantu proses pemadaman di sejumlah bagian lahan.

Petugas juga membuat sekat bakar pada area tertentu untuk menghentikan jalur rambatan api. Mereka membersihkan bagian lahan yang berpotensi menjadi jalur penyebaran api sekaligus menjaga batas antara area terbakar dan kawasan permukiman.

Personel gabungan terus bergerak menyisir lahan yang terbakar. Mereka memusatkan pemadaman pada titik api yang masih menyala dan bagian lahan yang mengeluarkan asap tebal.

“Berkat kesigapan dan kerja sama yang solid antara kepolisian, TNI, Damkar, dan masyarakat, api berhasil dikendalikan dengan cepat sehingga potensi bahaya terhadap permukiman warga dapat dicegah,” ujar Eko.

Petugas berhasil memadamkan kobaran api sekitar pukul 22.00 Wita. Setelah seluruh api terlihat padam, petugas melanjutkan proses pendinginan di area yang terbakar.

Petugas menyemprotkan air kembali ke sejumlah titik dan memeriksa bagian lahan yang masih menyimpan bara. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah bara kembali menyala dan memunculkan titik api baru.

Aparat memastikan, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan pendataan terhadap luas lahan yang terbakar, serta kerugian materiil akibat kejadian tersebut.

Petugas juga masih melakukan penelusuran, untuk mengetahui penyebab munculnya api di lahan kosong tersebut. (Gar/Hms)



Bagikan Berita Ini: