PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Rem Blong, Dua Pemotor Terjun ke Jurang Mantar

Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur wisata Bukit Mantar Desa Mantar Kecamatan Seteluk KSB, Selasa (19/5) petang.

E
Penulis Editor
Tanggal 21 May 2026, 11:18 WITA
Rem Blong, Dua Pemotor Terjun ke Jurang Mantar
Proses evakuasi oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sumbawa Barat

Sumbawa Barat, GaungNUSRA Online 

Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur wisata Bukit Mantar Desa Mantar Kecamatan Seteluk KSB, Selasa (19/5) petang. Dua pemuda yang berboncengan menggunakan sepeda motor matik terperosok ke jurang, setelah kendaraan yang mereka tumpangi diduga mengalami rem blong saat melintasi turunan ekstrem di kawasan tersebut.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 Wita, menjelang waktu Magrib. Kedua korban kehilangan kendali ketika melaju dari arah Bukit Mantar menuju wilayah bawah.

Berdasarkan data identitas yang ditemukan di lokasi kejadian, korban diketahui berasal dari luar Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Satu korban tercatat sebagai warga Yogyakarta, sedangkan korban lainnya berasal dari Pemalang Jawa Tengah.

Meski demikian, petugas memastikan kedua korban bukan wisatawan yang baru datang ke Kabupaten Sumbawa Barat. Keduanya diketahui telah menetap dan bekerja di wilayah Taliwang selama hampir satu tahun terakhir.

Kepala Seksi Penyelamatan Non-Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sumbawa Barat, Didin Syaifuddin, membenarkan peristiwa tersebut.

Menurut Didin, tim rescue langsung bergerak menuju lokasi, setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kecelakaan di jalur wisata Bukit Mantar.

“Kronologinya, mereka berboncengan turun dari arah Mantar, kemudian rem kendaraan diduga blong. Kasus seperti ini memang cukup sering terjadi di jalur tersebut,” ujar Didin, Rabu (20/5).

Akibat sistem pengereman yang tidak berfungsi optimal di medan menurun, sepeda motor tidak dapat dikendalikan dan langsung meluncur keluar badan jalan sebelum jatuh ke jurang yang dipenuhi semak belukar dan tanaman berduri.

Beruntung, kedua korban berhasil selamat, meski mengalami sejumlah luka akibat benturan keras dan goresan saat terjatuh ke dasar jurang.

Proses evakuasi berlangsung dramatis karena medan yang curam dan sulit dijangkau kendaraan. Tim Damkarmat KSB bersama warga setempat harus menggunakan tali tambang untuk mengangkat sepeda motor dari dasar jurang secara gotong royong.

Evakuasi kendaraan berlangsung hingga malam hari dan baru selesai setelah waktu Isya.

“Namanya jatuh pasti ada luka-luka, terlebih di bawah jurang itu areanya dipenuhi duri. Kedua korban langsung kami evakuasi dan sempat menjalani perawatan di Puskesmas Seteluk,” jelas Didin. (Gbw)

Bagikan Berita Ini: