PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Proyek AmSan Sumbawa Mulai Dikerjakan Juni

Pemerintah Kabupaten Sumbawa, optimistis pelaksanaan fisik Program Air Minum dan Sanitasi (AmSan) tahun anggaran 2026 di 10 desa mulai dikerjakan pada Juni mendatang.

E
Penulis Editor
Tanggal 19 May 2026, 01:59 WITA
Proyek AmSan Sumbawa Mulai Dikerjakan Juni
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa, Much Sofyan ST

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online 

Pemerintah Kabupaten Sumbawa, optimistis pelaksanaan fisik Program Air Minum dan Sanitasi (AmSan) tahun anggaran 2026 di 10 desa mulai dikerjakan pada Juni mendatang. Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat, yang diperuntukkan bagi program tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa, Much Sofyan ST, mengatakan total anggaran DAK untuk program AmSan di Kabupaten Sumbawa mencapai lebih dari Rp8 miliar.

Meski dana tersebut belum masuk ke rekening Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sebagai pelaksana kegiatan, pihaknya tetap optimistis pekerjaan fisik dapat segera dimulai.

“Dari hasil koordinasi dengan Kementerian PUPR, alhamdulillah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dari Kementerian Keuangan RI sudah terbit. Sekarang tinggal menunggu dana masuk ke rekening masing-masing KSM sehingga pekerjaan fisik bisa segera dilaksanakan,” ujar Sofyan di ruang kerjanya, Senin (18/5).

Lhargo akrabnya disapa itu menjelaskan, bantuan DAK tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan dan pembenahan sarana prasarana air minum dan sanitasi di sejumlah desa penerima manfaat. Program tersebut mencakup pembangunan jaringan distribusi air minum, sambungan rumah (SR), pembangunan MCK, hingga pembangunan bak penampungan atau reservoir.

Menurutnya, total target sambungan rumah dalam program tersebut mencapai 1.088 sambungan rumah (SR). Seluruh Surat Perjanjian Kerja Sama (SPKS) dengan 10 desa penerima manfaat juga telah rampung dilaksanakan.

“Rencana Kerja Masyarakat (RKM) sudah selesai disusun. Jadi begitu dana masuk ke rekening KSM, pekerjaan fisik langsung bisa dimulai,” katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan nantinya akan didampingi tim fasilitator yang berjumlah 11 orang, guna memastikan program berjalan sesuai ketentuan dan target yang telah ditetapkan.

Untuk program DAK Air Minum, terdapat enam desa penerima manfaat, yakni Desa Simu Kecamatan Plampang, Desa Sampe Kecamatan Rhee, Desa Kuki Kecamatan Moyo Utara, Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu, Desa Ledang Kecamatan Lenangguar, dan Desa Brangkolong Kecamatan Plampang.

Enam desa tersebut mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp5,3 miliar dengan target 869 sambungan rumah.

Sementara itu, untuk program DAK Sanitasi terdapat empat desa penerima manfaat, yakni Desa Sukamulia Kecamatan Labangka, Desa Tatede Kecamatan Lopok, Desa Bale Brang Kecamatan Utan, dan Desa Jurumapin Kecamatan Buer.

Program sanitasi tersebut menargetkan pembangunan 219 sambungan rumah dengan total anggaran mencapai Rp3,1 miliar.

Selain program DAK, Kabupaten Sumbawa pada tahun 2026 juga memperoleh bantuan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk satu paket sanitasi di Kelurahan Brang Biji dengan nilai anggaran sebesar Rp260 juta.

Program tersebut meliputi pembangunan reservoir, jaringan distribusi air minum, dan fasilitas MCK dengan target 20 sambungan rumah.

Lhargo menjelaskan, tahapan awal program AmSan telah dimulai melalui kegiatan sosialisasi di tingkat kabupaten maupun desa. Selain itu, Kelompok Swadaya Masyarakat juga telah menyusun Rencana Kerja Masyarakat sebagai dasar pelaksanaan kegiatan.

“Seluruh pekerjaan nantinya dilaksanakan secara swakelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat setempat, mulai dari pembangunan jaringan distribusi air minum, sambungan rumah, MCK hingga reservoir,” pungkasnya. (Gad)

Bagikan Berita Ini: