PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Proyek AmSan Sumbawa Lampaui 25 Persen

Progres fisik Program Air Minum dan Sanitasi (AmSan) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Sumbawa telah melampaui 25 persen hingga Juli 2026

E
Penulis Editor
Tanggal 24 Jul 2026, 16:58 WITA
 Proyek AmSan Sumbawa Lampaui 25 Persen
Program AmSan senilai Rp8+ miliar yang menyasar 10 desa di Kabupaten Sumbawa menunjukkan hasil positif

Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Progres fisik Program Air Minum dan Sanitasi (AmSan) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Sumbawa telah melampaui 25 persen hingga Juli 2026. Program senilai lebih dari Rp8 miliar tersebut dilaksanakan di 10 desa dengan melibatkan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sebagai pelaksana.

Kepala Bidang Air Minum dan Sanitasi (AmSan) Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Abdul Azis ST MEng, Kamis (23/7), mengatakan pelaksanaan program sejauh ini berjalan sesuai rencana. Pekerjaan fisik dimulai sejak awal Juni 2026 setelah pencairan dana tahap pertama sebesar 25 persen.

Saat ini, kata Azis, proses pencairan dana tahap kedua sebesar 45 persen tengah berlangsung. Seluruh anggaran disalurkan langsung ke rekening KSM di masing-masing desa penerima manfaat untuk mendukung percepatan pelaksanaan pekerjaan.

"Pelaksanaan kegiatan mengacu pada Rencana Kerja Masyarakat (RKM) dan didampingi oleh tim fasilitator. Dengan progres yang telah dicapai, kami optimistis seluruh pekerjaan fisik dapat diselesaikan sesuai target pada Oktober 2026," ujarnya.

Program tersebut difokuskan pada pembangunan dan peningkatan sarana air minum serta sanitasi. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembangunan jaringan distribusi air minum, sambungan rumah (SR), fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), hingga pembangunan bak penampungan (reservoir).

Azis menjelaskan, DAK bidang air minum dialokasikan untuk enam desa, yakni Desa Simu Kecamatan Plampang; Desa Sampe Kecamatan Rhee; Desa Kukin Kecamatan Moyo Utara; Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu; Desa Ledang Kecamatan Lenangguar; dan Desa Brangkolong Kecamatan Plampang. Program tersebut menargetkan pembangunan 869 sambungan rumah dengan total anggaran sekitar Rp5,3 miliar.

Sementara itu, DAK bidang sanitasi dialokasikan untuk empat desa, yakni Desa Sukamulia Kecamatan Labangka; Desa Tatede Kecamatan Lopok; Desa Balebrang Kecamatan Utan; dan Desa Jurumapin Kecamatan Buer. Program ini menargetkan pembangunan 219 sambungan rumah dengan nilai anggaran sekitar Rp3,1 miliar.

Secara keseluruhan, program AmSan tahun ini menargetkan pembangunan 1.088 sambungan rumah di 10 desa penerima manfaat.

Menurut Azis, progres pekerjaan di lapangan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Setelah penyelesaian pekerjaan pada tahap pertama, pelaksanaan fisik akan dipercepat seiring pencairan dana tahap kedua. Selanjutnya, pencairan tahap ketiga sebesar 30 persen akan dilakukan setelah target pekerjaan terpenuhi.

"Kami optimistis progres fisik dapat mencapai 100 persen pada Oktober 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan," katanya. (Gad) 

Bagikan Berita Ini: