PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

PKD Dongkrak Omzet Pedagang Hingga 50 Persen

Penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kabupaten Sumbawa Barat 2026, tidak hanya menjadi ajang pelestarian seni dan budaya lokal, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat

E
Penulis Editor
Tanggal 30 Jul 2026, 14:59 WITA
 PKD Dongkrak Omzet Pedagang Hingga 50 Persen
Budaya Lestari, Ekonomi Bergeliat! Ramainya pengunjung Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) KSB 2026 bikin omzet para pelaku UMKM dan pedagang kuliner melonjak hingga 50%.

Sumbawa Barat, GaungNUSRA 

Penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kabupaten Sumbawa Barat 2026, tidak hanya menjadi ajang pelestarian seni dan budaya lokal, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat. Ramainya pengunjung yang memadati lokasi kegiatan membuat omzet pelaku UMKM meningkat hingga 50 persen, dibandingkan hari biasa.

Kegiatan yang berlangsung pada 27 hingga 30 Juli 2026 di halaman depan Masjid Agung Taliwang itu dipadati masyarakat sejak pagi hingga malam. Kondisi tersebut dimanfaatkan para pedagang untuk meningkatkan penjualan berbagai produk, mulai dari makanan, minuman, hingga aneka jajanan.

Salah seorang pedagang cilok di lokasi kegiatan, Jaka, mengaku pendapatannya meningkat signifikan sejak PKD digelar. Tingginya antusiasme masyarakat yang datang menyaksikan berbagai perlombaan dan pertunjukan seni budaya berdampak langsung terhadap jumlah pembeli.

"Alhamdulillah, sejak Pekan Kebudayaan Daerah berlangsung, penjualan kami meningkat sekitar 30 sampai 50 persen. Biasanya omzet harian sekitar Rp500 ribu, sekarang bisa mencapai Rp700 ribu lebih. Pengunjung ramai dari pagi sampai malam, sehingga dagangan lebih cepat habis dibandingkan hari biasa," ujarnya, Selasa (28/7).

Peningkatan penjualan tidak hanya dirasakan pedagang makanan. Pedagang minuman serta pelaku UMKM lain yang membuka lapak di sekitar arena kegiatan juga mengalami lonjakan transaksi seiring tingginya jumlah pengunjung selama pelaksanaan PKD.

PKD 2026 menghadirkan beragam perlombaan dan pertunjukan seni budaya yang diikuti peserta didik tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Sumbawa Barat. Selain menjadi wadah pelestarian budaya daerah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk lokal kepada masyarakat.

Saat membuka kegiatan, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj Hanipah SPt MMInov, menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan kebudayaan harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas. Tidak hanya dalam menjaga warisan budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah terus mendorong agar setiap agenda kebudayaan dapat menjadi ruang pemberdayaan bagi pelaku UMKM sehingga mampu memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Meningkatnya omzet para pedagang selama pelaksanaan PKD menjadi bukti bahwa kegiatan budaya memiliki efek berganda terhadap perekonomian daerah. Selain memperkuat pelestarian budaya dan menjadi sarana edukasi bagi generasi muda, PKD juga mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui meningkatnya aktivitas perdagangan dan kunjungan masyarakat. (Gbw)



Bagikan Berita Ini: