Sumbawa Barat, GaungNUSRA
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan menggelar Car Free Night (CFN) bertajuk Petang Samaras Desa (PESAMADA) di kawasan Alun-Alun Taliwang mulai 27 Oktober 2026. Kegiatan ini disiapkan untuk menyemarakkan Hari Lahir (Harlah) KSB sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku usaha lokal.
Kepastian pelaksanaan PESAMADA tersebut disampaikan setelah jajaran Pemkab Sumbawa Barat menggelar rapat koordinasi teknis yang dipimpin Wakil Bupati Sumbawa Barat.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda KSB, Syamsul Hidayat, mengatakan penetapan jadwal pada akhir Oktober dilakukan agar persiapan teknis kegiatan dapat dimatangkan.
“Insya Allah digelar tanggal 27 Oktober 2026. Namanya Petang Samaras Desa atau disingkat PESAMADA,” ujar Syamsul, Kamis (15/10).
Ia menjelaskan, PESAMADA dirancang sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas sekaligus mengembangkan usaha. Pemerintah daerah ingin menjadikan kegiatan ini sebagai sarana promosi produk lokal dan memperluas peluang pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Pemerintah fokus menguatkan peran UMKM lokal. Target jangka panjang kami mengarah pada pengelolaan acara secara mandiri oleh paguyuban pengusaha,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, kawasan Alun-Alun Taliwang akan diramaikan berbagai stan UMKM, pasar murah, serta penjualan komoditas pangan daerah. Beragam pertunjukan seni dan budaya lokal juga disiapkan untuk menambah daya tarik kegiatan.
Selain mendorong aktivitas ekonomi, PESAMADA akan menjadi ruang interaksi sosial antara masyarakat dan pemerintah daerah. Salah satu agenda yang disiapkan adalah Pojok Kebersamaan, yakni ruang dialog santai yang memungkinkan masyarakat berkomunikasi langsung dengan pimpinan daerah dalam suasana yang lebih terbuka dan tidak formal.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, organisasi perangkat daerah (OPD) teknis bersama instansi terkait juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Alun-Alun Taliwang hingga koridor menuju kompleks Kemutar Telu Center (KTC).
Koordinasi lintas instansi tersebut mencakup pengaturan arus kendaraan, pengamanan, kenyamanan pengunjung, serta pengelolaan kebersihan selama kegiatan berlangsung.
Pemkab Sumbawa Barat berharap PESAMADA dapat menjadi agenda yang berkelanjutan, sekaligus membuka ruang promosi dan transaksi bagi UMKM, memperkenalkan potensi pangan daerah, serta melestarikan seni dan budaya lokal.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan paguyuban pengusaha dan masyarakat agar PESAMADA dapat berkembang menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi di Kabupaten Sumbawa Barat. (Gbw)