PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Penumpang KMP Belida Lompat ke Laut

Seorang penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Belida dilaporkan melompat ke laut saat kapal berlayar dari Pelabuhan Kayangan Lombok Timur, menuju Pelabuhan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Sabtu (20/6) malam.

E
Penulis Editor
Tanggal 22 Jun 2026, 10:41 WITA
Penumpang KMP Belida Lompat ke Laut
CARI -- Tim gabungan ketika menyisir perairan di sekitar Pulau Paserang, untuk mencari penumpang KMP Belida yang sebelumnya melompat ke lau

Sumbawa Barat, GaungNUSRA Online 

Seorang penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Belida dilaporkan melompat ke laut saat kapal berlayar dari Pelabuhan Kayangan Lombok Timur, menuju Pelabuhan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Sabtu (20/6) malam. Hingga Minggu (21/6), korban masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Korban diketahui bernama Masnah (45), warga Desa Nijang Tengah Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.10 Wita, ketika kapal melintas di perairan sekitar Pulau Paserang Kecamatan Poto Tano KSB.

Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke FS Samola, membenarkan kejadian tersebut. Setelah menerima laporan dari pihak kapal, Ditpolairud Polda NTB langsung mengerahkan kapal patroli KP XXI-1003 untuk membantu proses pencarian dan penyelamatan.

“Benar, kami menerima laporan mengenai seorang penumpang KMP Belida yang melompat dari atas kapal saat pelayaran dari Kayangan menuju Poto Tano. Setelah laporan diterima, personel segera bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya pencarian,” ujarnya, Minggu (21/6).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban sempat terlihat oleh penumpang lain sebelum melompat ke laut. Namun, peristiwa itu berlangsung begitu cepat sehingga tidak sempat dicegah oleh kru maupun penumpang lainnya.

Setelah kejadian, KMP Belida bersama sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi langsung melakukan pencarian awal. Beberapa kapal yang turut membantu antara lain KMP Jemla Fajar, KMP Liberty, dan KMP Garda Maritim I. Upaya pencarian tersebut menyebabkan jadwal pelayaran mengalami keterlambatan sebelum akhirnya KMP Belida bersandar di Dermaga II Pelabuhan Poto Tano sekitar pukul 00.25 Wita.

Memasuki hari pertama operasi SAR resmi pada Minggu pagi, tim gabungan memperluas area pencarian di sekitar lokasi korban diduga jatuh. Operasi melibatkan personel Ditpolairud Polda NTB, KP3 Pos Tano, TNI AL Pos Tano, serta unsur SAR lainnya.

Tim melakukan penyisiran intensif di perairan Pulau Paserang hingga ke kawasan perairan Pulau Kambing. Suami korban juga turut mendampingi petugas selama proses pencarian berlangsung.

Menurut Boyke, selain penyisiran menggunakan kapal patroli, petugas juga berkoordinasi dengan nelayan dan masyarakat pesisir yang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian. Informasi mengenai ciri-ciri korban telah disebarluaskan guna mempercepat proses pencarian.

“Kami telah mengimbau para nelayan maupun pengguna laut yang melintas di sekitar lokasi agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” katanya.

Meski cuaca di lokasi dilaporkan cerah, kondisi perairan yang beralun menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencari. Hingga berita ini ditulis, korban belum ditemukan dan operasi pencarian masih terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan. (Gar)

Bagikan Berita Ini: