PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Pembinaan Posyandu Dimulai dari Moyo

Pemerintah Kabupaten Sumbawa memulai rangkaian pembinaan Tim Pembina Posyandu di delapan kecamatan dengan menggelar kegiatan di Kecamatan Moyo Hulu dan Moyo Hilir pada 29 hingga 30 Juni 2026.

E
Penulis Editor
Tanggal 04 Jul 2026, 10:20 WITA
Pembinaan Posyandu Dimulai dari Moyo
Penyampaian Materi Pembinaan oleh Tim Pembina Posyandu

Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Pemerintah Kabupaten Sumbawa memulai rangkaian pembinaan Tim Pembina Posyandu di delapan kecamatan dengan menggelar kegiatan di Kecamatan Moyo Hulu dan Moyo Hilir pada 29 hingga 30 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan Posyandu sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat melalui sinergi pemerintah daerah, pemerintah desa, dan para kader.

Pembinaan ditujukan kepada Tim Pembina Posyandu tingkat kecamatan, desa, dan pengurus Posyandu sebagai tindak lanjut implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu. Regulasi tersebut mengamanatkan pembinaan dan pengawasan Posyandu dilakukan secara berjenjang, sesuai kewenangan masing-masing tingkatan pemerintahan.

Dalam sambutan Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, yang dibacakan saat pembukaan kegiatan, ditegaskan bahwa pembinaan Posyandu tidak hanya berfokus pada peningkatan pelayanan kesehatan, tetapi juga mencakup penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, supervisi pelaksanaan kebijakan, pemantauan, evaluasi, hingga pelaporan. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan kader Posyandu diharapkan berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan berbagai program pelayanan terpadu.

Bupati juga meminta seluruh pemangku kepentingan memberikan perhatian dan dukungan terhadap kegiatan pembinaan, kunjungan kerja menyapa Posyandu, serta penguatan Tim Pembina Posyandu di seluruh tingkatan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menghadirkan pelayanan dasar yang berkualitas bagi masyarakat.

Kegiatan pembukaan diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, Ulumuddin SE. Turut hadir unsur Tim Pembina Posyandu Kabupaten dari berbagai organisasi perangkat daerah, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) sebagai perangkat daerah pengampu maupun pendukung Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Dalam arahannya, Ulumuddin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah kecamatan dalam memperkuat pelayanan Posyandu. Menurutnya, camat bersama jajaran memiliki peran strategis dalam mengevaluasi rancangan APBDes agar kebutuhan masyarakat dapat dipetakan secara tepat dan program-program tematik Posyandu memperoleh dukungan anggaran sesuai prioritas pembangunan desa.

Sebagai bagian dari implementasi pemenuhan Standar Pelayanan Minimal bidang perumahan rakyat, panitia juga menyerahkan bantuan stimulan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada kelompok penerima manfaat di Desa Mokong dan Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, serta Desa Kakiang, Kecamatan Moyo Hilir. Selain itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumbawa menyerahkan bantuan buku bacaan kepada salah satu Posyandu sebagai upaya meningkatkan budaya literasi di tengah masyarakat.

Materi pembinaan disampaikan oleh Kepala Bidang Kelembagaan Desa dan Sosial Budaya Masyarakat DPMD Kabupaten Sumbawa, Yuni Ilmi Kurniati SSTP MSi, yang menjelaskan transformasi Posyandu sebagai mitra strategis pemerintah desa. Ia menegaskan penguatan kelembagaan dilakukan melalui pemberian nomor registrasi Posyandu serta peningkatan peran Posyandu dalam perencanaan pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, pendataan, penyuluhan, komunikasi, informasi, dan edukasi yang mendukung enam bidang Standar Pelayanan Minimal.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Ni Komang Artini Aristyawati SKM MKM, mengajak masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah deteksi dini terhadap risiko penyakit tidak menular. Menurutnya, upaya promotif dan preventif merupakan bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan.

Melalui rangkaian pembinaan yang akan dilaksanakan di delapan kecamatan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap kapasitas kelembagaan Posyandu semakin kuat dan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus meningkat. Pembinaan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor sehingga Posyandu dapat menjalankan perannya secara optimal dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang sehat, maju, dan sejahtera. (Gam)

Bagikan Berita Ini: