PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Pembangunan Penangkaran Rusa Bangkong Masuki Masa Pemeliharaan

Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat upaya pelestarian rusa Sumbawa yang menjadi salah satu ikon daerah

E
Penulis Editor
Tanggal 07 Aug 2026, 17:55 WITA
 Pembangunan Penangkaran Rusa Bangkong Masuki Masa Pemeliharaan
Pembangunan penangkaran rusa Sumbawa senilai Rp400 juta di Bangkong, Empang, dan Alas telah selesai dikerjakan.

Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat upaya pelestarian rusa Sumbawa yang menjadi salah satu ikon daerah. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, Pemkab Sumbawa mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 juta untuk pembangunan sarana dan prasarana penangkaran rusa di sejumlah lokasi.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sumbawa, Saifuddin SP, mengatakan pembangunan fisik penangkaran rusa di kawasan Holding Ground Bangkong, Karang Dima Kecamatan Labuhan Badas, serta pembangunan dan pembenahan fasilitas di Kecamatan Empang dan Kecamatan Alas telah selesai dikerjakan. Saat ini seluruh proyek tersebut memasuki masa pemeliharaan sebelum dioperasikan.

"Pembangunan fisik telah rampung pada Mei lalu dan kini memasuki tahap pemeliharaan selama enam bulan sebelum diserahterimakan dan dimanfaatkan," ujar Saifuddin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/8).

Ia menjelaskan, keberadaan penangkaran baru di Holding Ground Bangkong menjadi bagian dari program pemerintah daerah dalam meningkatkan pengembangbiakan sekaligus menjaga kelestarian populasi rusa Sumbawa. Lokasi tersebut nantinya akan menjadi pusat penangkaran utama.

Menurutnya, sebagian besar rusa yang selama ini dipelihara di kawasan Wisma Daerah akan dipindahkan ke Holding Ground Bangkong. Saat ini populasi rusa di Wisma Daerah tercatat sebanyak 114 ekor setelah tiga ekor sebelumnya dipindahkan ke kawasan konservasi Pulau Moyo. Sementara sebagian kecil populasi rusa tetap akan dipelihara di Wisma Daerah.

Saifuddin merinci, pembangunan dan pembenahan Holding Ground di Rumah Potong Hewan (RPH) Bunga Eja, Kecamatan Empang, menyerap anggaran sekitar Rp130 juta. Adapun pembangunan fasilitas serupa di Kecamatan Alas menelan anggaran sekitar Rp60 juta. Seluruh pekerjaan tersebut telah selesai sesuai jadwal dan kini berada dalam masa pemeliharaan.

Ia berharap keberadaan penangkaran rusa di Holding Ground Bangkong dapat menjadi pusat konservasi yang mampu mendukung pengembangbiakan rusa Sumbawa secara berkelanjutan. Dengan demikian, populasi satwa yang menjadi simbol Kabupaten Sumbawa itu dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan sebagai bagian dari upaya pelestarian keanekaragaman hayati daerah. (Gad) 

Bagikan Berita Ini: