PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Muhammadiyah KSB Serukan Gerakan Keluarga untuk Tangkal Penyakit Masyarakat

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengeluarkan maklumat yang berisi seruan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadapi berbagai penyakit masyarakat yang dinilai semakin mengkhawatirkan

E
Penulis Editor
Tanggal 05 Jun 2026, 11:17 WITA
Muhammadiyah KSB Serukan Gerakan Keluarga untuk Tangkal Penyakit Masyarakat
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah KSB, H Abdul Hamid SPd MPd

Sumbawa Barat, GaungNUSRA

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengeluarkan maklumat yang berisi seruan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadapi berbagai penyakit masyarakat yang dinilai semakin mengkhawatirkan dan berpotensi mengancam masa depan daerah. Langkah tersebut disebut sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial Muhammadiyah dalam menjaga kehidupan masyarakat KSB agar tetap religius, aman, dan berkemajuan.

Ketua PDM KSB, H Abdul Hamid SPd MPd, mengungkapkan bahwa Kabupaten Sumbawa Barat saat ini tengah dihadapkan pada berbagai persoalan sosial yang menunjukkan gejala degradasi moral. Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah meningkatnya peredaran narkotika yang kini dinilai semakin masif dan menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda dan anak-anak.

“Peredaran narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan karena tidak hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga generasi muda hingga anak-anak. Jika tidak ditangani secara serius sejak dini, maka masa depan daerah ini akan berada dalam ancaman,” ujar Abdul Hamid.

Selain narkotika, Muhammadiyah juga menyoroti meningkatnya konsumsi minuman beralkohol yang dinilai menjadi salah satu faktor pemicu gangguan ketertiban umum, tindak kriminalitas, serta berbagai persoalan kesehatan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kondisi tersebut turut diperparah dengan munculnya berbagai penyimpangan sosial lainnya, seperti praktik prostitusi, pergaulan bebas, hingga fenomena LGBT yang dinilai dapat menggerus nilai-nilai moral dan budaya yang selama ini dijaga oleh masyarakat Sumbawa Barat.

Sebagai bentuk ikhtiar menghadapi persoalan tersebut, PDM KSB meluncurkan program bertajuk Gerakan Mandiri di Keluarga Anda. Program ini menempatkan keluarga sebagai benteng utama dalam membangun ketahanan moral dan spiritual anggota keluarga dari berbagai pengaruh negatif lingkungan.

Gerakan tersebut mengacu pada nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an Surat At-Tahrim ayat 6 yang mengajarkan pentingnya menjaga diri dan keluarga dari berbagai hal yang dapat membawa kepada keburukan.

“Kami mengajak seluruh orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, memberikan keteladanan yang baik, membangun komunikasi yang hangat dan penuh kasih sayang, serta memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan di lingkungan keluarga,” tegasnya.

Abdul Hamid yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Desa ini menjelaskan, gerakan tersebut dibangun di atas empat pilar utama. Pertama, penguatan iman dan takwa sebagai pondasi spiritual keluarga. Kedua, membangun komunikasi yang sehat dan penuh kasih sayang antaranggota keluarga.

Pilar ketiga menitikberatkan pada pengawasan yang efektif disertai keteladanan dari orang tua dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan pilar keempat mendorong seluruh anggota keluarga untuk aktif mengikuti majelis ilmu dan berbagai kegiatan keagamaan yang positif dan produktif.

Gerakan yang diinisiasi PDM KSB tersebut mengusung tema “Jaga Diri dan Keluarga dari Api Neraka” yang menjadi ruh utama dalam upaya membangun ketahanan keluarga di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini.

Abdul Hamid menegaskan, apabila setiap keluarga mampu membentengi diri dari berbagai penyakit masyarakat seperti narkoba, minuman keras, dan penyimpangan sosial lainnya, maka cita-cita mewujudkan masyarakat yang beradab dan generasi unggul akan lebih mudah diwujudkan.

“Jika setiap keluarga dapat memastikan diri tertangkal dari berbagai penyakit masyarakat tersebut, maka niscaya akan terbangun masyarakat madani dan tersemai generasi yang unggul dalam bingkai Peradaban Fitrah di Kabupaten Sumbawa Barat,” ujarnya.

Melalui gerakan ini, Muhammadiyah KSB berharap kesadaran kolektif masyarakat terus tumbuh sehingga penguatan karakter, akhlak, dan nilai-nilai keislaman dapat dimulai dari lingkungan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan daerah. (Gbw)

Bagikan Berita Ini: