PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Marak Aksi Vandalisme di Alun-Alun Taliwang, Patroli Diperketat

Aksi vandalisme yang terjadi di kawasan Alun-Alun Kota Taliwang KSB, meresahkan warga. Menanggapi kejadian tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) KSB, memperketat pengawasan di kawasan pusat aktivitas masyarakat itu.

E
Penulis Editor
Tanggal 31 Aug 2026, 17:22 WITA
 Marak Aksi Vandalisme di Alun-Alun Taliwang, Patroli Diperketat
Resahkan Warga, Satpol PP KSB Perketat Patroli dan Usut Aksi Vandalisme di Alun-Alun Taliwang

Sumbawa Barat, GaungNUSRA 

Aksi vandalisme yang terjadi di kawasan Alun-Alun Kota Taliwang KSB, meresahkan warga. Menanggapi kejadian tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) KSB, memperketat pengawasan di kawasan pusat aktivitas masyarakat itu.

Satpol PP KSB kini menelusuri kejadian tersebut untuk mengidentifikasi pelaku, sekaligus memastikan waktu terjadinya aksi vandalisme. Petugas juga meningkatkan pengawasan, agar kerusakan fasilitas umum tidak kembali terjadi.

Plt Kepala Satpol PP KSB, H Wahidin SPd, mengatakan pihaknya mengerahkan dua bidang untuk menangani persoalan tersebut. Kedua bidang itu yakni Bidang Operasi Pengendalian (Opdal) dan Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah (P3D).

"Kami sedang mengidentifikasi penanggung jawab dan waktu tepatnya. Fokus utama kami adalah mencegah kejadian serupa terulang kembali," ujar Wahidin.

Menurut dia, Satpol PP masih melakukan penelusuran untuk memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai aksi vandalisme tersebut. Petugas juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan kerusakan fasilitas di kawasan alun-alun.

Wahidin menjelaskan, Satpol PP tidak menangani langsung rehabilitasi fisik fasilitas yang mengalami kerusakan. Perbaikan menjadi kewenangan instansi teknis yang mengelola fasilitas dan aset daerah.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Bidang Pengelolaan Aset akan menangani perbaikan fasilitas tersebut. Satpol PP, kata Wahidin, telah meneruskan laporan mengenai kerusakan aset daerah kepada instansi terkait agar mendapat penanganan.

"Untuk perbaikan fisiknya, itu menjadi kewenangan instansi teknis. Kami sudah meneruskan laporan kerusakan aset daerah kepada pihak terkait," jelasnya.

Selain aksi vandalisme, Satpol PP juga menghadapi persoalan lain di kawasan Alun-Alun Kota Taliwang. Sejumlah warga mengeluhkan aktivitas anak-anak yang kerap memanjat atap panggung alun-alun.

Aktivitas tersebut mendapat perhatian petugas karena dapat mengganggu ketertiban sekaligus membahayakan keselamatan anak-anak. Petugas yang berjaga di kawasan Pendopo 1 dan Pendopo 2 pun berulang kali memberikan teguran.

Wahidin mengatakan personel Satpol PP terus melakukan pendekatan kepada anak-anak yang bermain di area tersebut. Petugas memilih pendekatan persuasif dan edukatif karena sebagian besar yang mereka tegur masih berusia anak-anak.

"Personel di pos sudah berulang kali menegur. Namun, kami menerapkan pendekatan persuasif dan edukatif karena mereka masih anak-anak," katanya.

Menurut Wahidin, petugas menghadapi kendala ketika melakukan pengawasan dari pos penjagaan. Anak-anak tersebut kerap kembali ke area panggung setelah petugas meninggalkan lokasi untuk kembali menjalankan tugas di pos.

"Kendalanya, begitu petugas kembali ke pos, anak-anak tersebut sering kali kembali lagi," ujarnya.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Satpol PP KSB menambah pola pengawasan di sekitar alun-alun. Tim piket dari Bidang Opdal tidak hanya mengandalkan personel yang berjaga di pos, tetapi juga melakukan patroli keliling.

Petugas kini menjalankan patroli keliling setiap dua jam di kawasan Alun-Alun Kota Taliwang. Patroli tersebut menyasar sejumlah titik yang dinilai membutuhkan pengawasan lebih, termasuk area fasilitas umum dan panggung alun-alun.

Satpol PP KSB juga meminta personel piket meningkatkan kewaspadaan selama menjalankan tugas. Petugas memantau aktivitas masyarakat di kawasan tersebut, sekaligus memberikan teguran ketika menemukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban atau merusak fasilitas umum. (Gbw)



Bagikan Berita Ini: