Sumbawa Barat, GaungNUSRA Online
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui Program Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju) Layanan Perumahan. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan peresmian rumah baru milik Mesir Suryadi di Desa Seran Kecamatan Seteluk, Jumat (19/6), yang ditandai dengan prosesi Ntek Bale sebagai simbol dimulainya kehidupan baru bagi penerima manfaat.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Sumbawa Barat, H Amar Nurmansyah dan ditandai dengan pengguntingan pita serta penyerahan kunci rumah kepada Mesir Suryadi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati KSB, Hj Hanipah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), H Abdul Hamid, jajaran pemerintah daerah, Agen Gotong Royong (AGR), tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Rumah yang diresmikan merupakan bagian dari program rehabilitasi rumah tidak layak huni yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat guna membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak huni. Hingga pertengahan tahun 2026, pemerintah daerah tercatat telah menuntaskan pembangunan dan rehabilitasi sebanyak 58 unit rumah yang tersebar di sejumlah wilayah.
Dalam sambutannya, Bupati KSB menegaskan, bahwa rumah yang diresmikan tersebut memiliki nilai pembangunan sekitar Rp50 juta. Namun, menurutnya, nilai sesungguhnya tidak hanya terletak pada besaran anggaran yang digelontorkan, melainkan pada semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat yang menjadi fondasi utama keberhasilan program.
“Yang paling berharga dari program ini bukan hanya bangunan rumahnya, tetapi keterlibatan keluarga, tetangga, dan masyarakat yang bersama-sama membantu mewujudkannya,” ujarnya.
Bupati menjelaskan bahwa Program KSB Maju dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga penyediaan hunian yang layak. Pemerintah daerah menempatkan perumahan sebagai salah satu aspek penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Menurutnya, keberadaan rumah yang layak tidak hanya memberikan rasa aman bagi keluarga, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendukung kesehatan, pendidikan, dan produktivitas masyarakat. Karena itu, pembangunan sektor perumahan akan terus menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
Pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat telah merealisasikan pembangunan sekitar 150 unit rumah baru bagi masyarakat. Program tersebut kemudian diperluas pada tahun 2026 dengan target pembangunan 250 unit rumah baru. Selain itu, pemerintah daerah juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat berupa bantuan sekitar 400 unit perumahan serta program rehabilitasi 100 unit rumah tidak layak huni (RTLH).
Bupati menilai sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan perumahan bagi warga. Dengan kolaborasi tersebut, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian yang lebih layak dan berkualitas.
Ia menambahkan bahwa pembangunan rumah bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menekan angka kemiskinan di Kabupaten Sumbawa Barat. Rumah yang layak akan memberikan lingkungan yang lebih baik bagi tumbuh kembang anak, memperkuat ketahanan keluarga, serta menciptakan kehidupan yang lebih produktif.
Suasana haru dan penuh syukur mewarnai prosesi Ntek Bale yang berlangsung sederhana namun sarat makna tersebut. Kehadiran pemerintah bersama masyarakat dalam meresmikan rumah baru milik Mesir Suryadi menjadi simbol nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Bagi keluarga penerima manfaat, rumah baru itu bukan sekadar tempat berteduh, melainkan awal dari harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Sementara bagi pemerintah daerah, program tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dapat menghadirkan perubahan nyata dan meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (Gad/Hms)