Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, mengajak seluruh elemen daerah mengawal penetapan Kabupaten Sumbawa sebagai tuan rumah tiga cabang olahraga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Ajakan tersebut disampaikan Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq SH MSi, Senin (3/8). Ia berharap pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, insan olahraga, dan seluruh masyarakat memberikan dukungan agar rencana penetapan yang telah disusun dalam roadmap penyelenggaraan PON 2028 tetap berjalan sesuai perencanaan.
Menurut Rafiq, Kabupaten Sumbawa diusulkan menjadi tuan rumah tiga cabang olahraga. Yakni motocross di Sirkuit Samota, panahan di Kawasan Samota, dan tarung derajat di GOR Mampis Rungan. Karena itu, ia berharap tidak ada perubahan terhadap rencana yang telah disusun sejak awal.
"Kami berharap seluruh elemen daerah bersama-sama mengawal proses ini agar Kabupaten Sumbawa tetap ditetapkan sebagai tuan rumah tiga cabang olahraga pada PON 2028 sesuai dengan perencanaan yang telah disusun," ujarnya.
Ia menilai kesempatan menjadi tuan rumah PON bukan sekadar kehormatan menyelenggarakan pertandingan olahraga, melainkan momentum strategis untuk mempercepat pembangunan daerah. Menurutnya, pelaksanaan pesta olahraga nasional akan membawa ribuan atlet, ofisial, panitia, media, dan tamu dari berbagai daerah yang akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Rafiq menjelaskan, sektor perhotelan, kuliner, transportasi, perdagangan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pariwisata diperkirakan akan merasakan manfaat langsung dari meningkatnya aktivitas ekonomi selama penyelenggaraan PON.
"Sektor perhotelan, kuliner, transportasi, UMKM, perdagangan, hingga pariwisata akan bergerak dan memperoleh manfaat secara langsung," katanya.
Selain memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah, penyelenggaraan PON juga dinilai akan mendorong peningkatan kualitas infrastruktur olahraga, memperkuat citra Kabupaten Sumbawa di tingkat nasional, membuka peluang investasi, sekaligus menjadi media promosi potensi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif daerah.
Rafiq menegaskan bahwa dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan DPRD menjadi faktor penting dalam mengawal proses penetapan tersebut, hingga memperoleh keputusan resmi dari panitia penyelenggara PON XXII NTB–NTT.
Menurutnya, perjuangan mempertahankan status tuan rumah bukan hanya menjadi tanggung jawab KONI ataupun insan olahraga. Melainkan kepentingan seluruh masyarakat Sumbawa, karena manfaat yang ditimbulkan akan dirasakan secara luas.
"Ini bukan semata-mata kepentingan KONI atau insan olahraga, tetapi kebanggaan seluruh masyarakat Sumbawa. Kesempatan ini akan menjadi warisan berharga bagi kemajuan olahraga dan pembangunan daerah," ujarnya.
KONI Kabupaten Sumbawa pun mengajak seluruh lapisan masyarakat menjaga kekompakan serta memberikan dukungan penuh terhadap proses penetapan tersebut. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Kabupaten Sumbawa diharapkan dapat menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus memanfaatkan ajang PON XXII Tahun 2028 sebagai momentum mempercepat pembangunan, meningkatkan perekonomian, dan memperkenalkan potensi daerah di tingkat nasional. (Gam)