Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa, terus memperluas edukasi tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika hingga ke lingkungan sekolah. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di SMPN 5 Satap Batulanteh Kecamatan Batulanteh, Senin (21/9).
BNNK Sumbawa melalui Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) memberikan edukasi kepada sekitar 150 peserta yang terdiri atas siswa dan wali murid. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BNNK memperkuat pemahaman keluarga dan lingkungan pendidikan mengenai risiko penyalahgunaan narkotika.
Tim P2M BNNK Sumbawa mengajak siswa memahami sejak dini berbagai dampak penyalahgunaan narkotika. Edukasi juga menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung di SMPN 5 Satap Batulanteh dan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, Kepala SMPN 5 Satap Batulanteh, Abdul Aziz SPd, menyampaikan sambutan kepada para peserta.
Kepala Desa Batu Rotok, Edy Wijaya Kusuma juga memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran unsur sekolah dan pemerintah desa memperlihatkan keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan edukasi P4GN di wilayah Batulanteh.
Selanjutnya, Ketua Tim P2M BNNK Sumbawa, Nursyafruddin AMd, menyampaikan materi utama mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Ia mengajak peserta mengenali berbagai risiko yang dapat muncul akibat penyalahgunaan narkotika sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
Nursyafruddin juga mendorong siswa mengambil peran dalam upaya pencegahan. Menurut materi yang disampaikan, lingkungan sekolah tidak hanya membutuhkan pengetahuan mengenai bahaya narkotika, tetapi juga keterlibatan siswa, guru, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dari penyalahgunaan narkotika.
Tim P2M BNNK Sumbawa turut memberikan ruang kepada peserta untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temui di lingkungan sekolah maupun keluarga. Peserta memanfaatkan sesi diskusi dan tanya jawab untuk menggali informasi mengenai langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Sesi tersebut berlangsung interaktif. Siswa dan wali murid dapat menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada pemateri. Tim BNNK Sumbawa kemudian memberikan penjelasan terkait upaya yang dapat dilakukan keluarga dan lingkungan pendidikan dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.
BNNK Sumbawa menjadikan kegiatan edukasi seperti ini sebagai salah satu sarana untuk memperluas penyebarluasan informasi P4GN. Tim tidak hanya menyasar lingkungan perkotaan, tetapi juga membawa edukasi tersebut ke wilayah kecamatan dan satuan pendidikan.
Setelah seluruh rangkaian penyampaian materi dan diskusi selesai, kegiatan ditutup dengan foto bersama antara jajaran BNNK Sumbawa, pihak sekolah, pemerintah desa, siswa, dan wali murid. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. (Gad)