PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

KONI NTB Dukung Porwada Perdana PWI

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB, Mori Hanafi, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) PWI NTB 2026 yang untuk pertama kalinya akan digelar di Nusa Tenggara Barat.

E
Penulis Editor
Tanggal 09 Jun 2026, 08:12 WITA
KONI NTB Dukung Porwada Perdana PWI
Kunjungan silaturahmi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB, Mori Hanafi ke Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB, dalam rangka mendukung pelaksanaan Powarda PWI NTB, Senin (8/6).

Mataram, GaungNUSRA Online 

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB, Mori Hanafi, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) PWI NTB 2026 yang untuk pertama kalinya akan digelar di Nusa Tenggara Barat. Dukungan tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB, Senin (8/6).

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antara insan olahraga dan insan pers, tetapi juga membahas berbagai agenda strategis yang berkaitan dengan pengembangan olahraga daerah menjelang sejumlah event besar yang akan berlangsung di NTB dalam beberapa tahun mendatang.

Dalam kesempatan itu, Mori Hanafi mengapresiasi inisiatif PWI NTB yang menghadirkan Porwada sebagai wadah membangun kebersamaan sekaligus meningkatkan semangat sportivitas di kalangan wartawan. Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas lintas profesi, termasuk di lingkungan pers.

“Semoga PWI bisa menjadi komando dalam membangun semangat kebersamaan dan mendukung kemajuan olahraga di NTB,” ujar Mori Hanafi.

Anggota Komisi V DPR RI tersebut menilai tahun 2026 menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga di Nusa Tenggara Barat. Selain pelaksanaan Porwada PWI NTB, KONI NTB juga tengah mempersiapkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang.

Menurutnya, berbagai agenda olahraga yang akan digelar tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan atlet sekaligus pemanasan menuju penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan dilaksanakan bersama oleh Provinsi NTB dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kami dari KONI akan menggelar Porprov bulan depan. Di saat yang sama, kami juga terus mematangkan persiapan menuju PON NTB-NTT 2028,” katanya.

Mori optimistis NTB dan NTT mampu menjadi tuan rumah yang sukses dalam penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Indonesia tersebut. Ia menilai berbagai tantangan yang sempat muncul pada tahap awal persiapan kini telah dapat diatasi melalui koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, KONI, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Menurutnya, kesiapan daerah terus mengalami perkembangan signifikan, baik dari sisi infrastruktur, sarana olahraga, maupun dukungan masyarakat.

“Tantangan terbesar sudah kita lewati. Kita sangat siap menjadi tuan rumah. Kita lawan framing-framing yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mori Hanafi menegaskan bahwa penyelenggaraan PON 2028 akan memberikan dampak besar bagi NTB, tidak hanya dalam bidang olahraga, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Selama pelaksanaan event tersebut, diperkirakan puluhan ribu atlet, ofisial, media, dan pendukung dari berbagai daerah akan datang ke NTB.

Kondisi tersebut diyakini akan mendorong peningkatan aktivitas sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga berbagai sektor jasa lainnya.

“Hitungan saya, event PON ini yang paling besar. Selama 17 hari, puluhan ribu orang akan datang ke NTB. Ini tentu akan memberikan dampak luar biasa bagi ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sejumlah venue olahraga yang selama ini digunakan untuk berbagai kejuaraan masih dapat dimanfaatkan dan dioptimalkan untuk mendukung pelaksanaan Porprov, Porwada PWI NTB, hingga PON 2028 mendatang.

Terkait rencana Diskusi Publik yang akan menjadi bagian dari rangkaian penutupan Porwada PWI NTB 2026, Mori Hanafi menyatakan kesiapannya untuk hadir dan berpartisipasi dalam forum tersebut.

“Insya Allah saya juga akan hadir dalam diskusi publik yang direncanakan PWI NTB di akhir kegiatan Porwada,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin, mengatakan Porwada PWI NTB 2026 menjadi tonggak sejarah baru bagi organisasi wartawan di daerah tersebut. Selama ini, kegiatan olahraga yang diselenggarakan PWI umumnya hanya difokuskan pada seleksi atlet wartawan untuk mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).

Melalui Porwada, kata Ikliluddin, PWI NTB ingin menghadirkan kegiatan yang lebih luas dan inklusif, sehingga dapat menjadi ajang silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan semangat kompetisi yang sehat di kalangan wartawan.

“Porwada ini pertama kali kami gelar. Biasanya hanya seleksi untuk Porwanas, tetapi sekarang kami kemas lebih besar dan berbeda agar menjadi ajang kebersamaan sekaligus meningkatkan semangat sportivitas di kalangan wartawan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Selain menjadi sarana pembinaan atlet wartawan, Porwada juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas, profesionalisme, serta mempererat hubungan antarmedia di Nusa Tenggara Barat. (Gad/Hms)

Bagikan Berita Ini: