PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Kades Poto Pantau Pelaksanaan Program Pamsimas di Dusun Samri

Kepala Desa Poto, Fathul Muin, melakukan monitoring pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Dusun Samri, Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, Selasa (13/10).

E
Penulis Editor
Tanggal 15 Oct 2026, 19:50 WITA
Kades Poto Pantau Pelaksanaan Program Pamsimas di Dusun Samri
Kades Poto Pantau Langsung Proyek Pamsimas di Dusun Samri untuk Pastikan Air Bersih dan Sanitasi Warga

Moyo Hilir, GaungNUSRA

Kepala Desa Poto, Fathul Muin, melakukan monitoring pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Dusun Samri, Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, Selasa (13/10).

Monitoring tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan di lapangan sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Dalam kegiatan itu, Fathul Muin juga berinteraksi dengan masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan program. Kehadiran pemerintah desa menjadi bagian dari komitmen untuk mengawal pembangunan agar berjalan dengan baik, mengutamakan kualitas pekerjaan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia berharap, program Pamsimas dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih sekaligus meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat. Dengan demikian, program tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga, khususnya di Dusun Samri.

“Program Pamsimas diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih dan meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat, sehingga berdampak positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga, khususnya di Dusun Samri,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh penyelesaian pekerjaan, tetapi juga oleh komitmen seluruh pihak dalam menjaga dan memelihara sarana yang telah dibangun.

Karena itu, Pemerintah Desa Poto berharap masyarakat terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong, baik selama proses pembangunan maupun dalam pemeliharaan fasilitas setelah program selesai.

“Pembangunan yang baik bukan hanya tentang terselesaikannya pekerjaan, tetapi juga tentang keberlanjutan manfaatnya bagi masyarakat,” tambahnya. (Gac) 

Bagikan Berita Ini: