PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Jalan Batudulang-Tepal Ditargetkan Rampung November

Pekerjaan penanganan ruas jalan Batudulang-Tepal di Kecamatan Batulanteh, Kabupaten Sumbawa, yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), telah mencapai progres fisik sekitar 90 persen hingga awal Oktober 2026.

E
Penulis Editor
Tanggal 15 Oct 2026, 19:55 WITA
Jalan Batudulang-Tepal Ditargetkan Rampung November
Tembus Progres 90 Persen, Pembangunan Jalan Batudulang-Tepal Rp83 Miliar Ditargetkan Rampung Awal November 2026

Sumbawa Besar, GaungNUSRA

Pekerjaan penanganan ruas jalan Batudulang-Tepal di Kecamatan Batulanteh, Kabupaten Sumbawa, yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), telah mencapai progres fisik sekitar 90 persen hingga awal Oktober 2026. Proyek tersebut ditargetkan rampung sebelum masa kontrak berakhir pada November mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya ST MT pada Selasa (13/10).

Menurut Suharmaji, pembangunan infrastruktur jalan tersebut didukung anggaran sekitar Rp83 miliar melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) tahun anggaran jamak 2025–2026. Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada kontraktor PT Metro Lestari Utama.

“Sesuai kontrak, pekerjaan dimulai sejak Oktober 2025 hingga 23 November 2026. Ruas jalan yang ditangani sepanjang 8,1 kilometer, melanjutkan penanganan pada tahap sebelumnya tahun 2022–2024, mulai dari Km 0+700 hingga tanjakan Punik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pekerjaan sejauh ini berjalan sesuai rencana dengan dukungan peralatan, tenaga kerja, dan material yang tersedia di lapangan. Meski demikian, pelaksanaan proyek sempat menghadapi kendala akibat tingginya intensitas curah hujan di wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil pemantauan, pekerjaan pada segmen Batudulang-Tepal hingga Km 5 atau kawasan Brang Tereng, yang mencakup segmen I dan II, telah dinyatakan tuntas. Sementara itu, pekerjaan pada bagian trase lainnya masih berlanjut, termasuk penyelesaian penghamparan aspal.

Selain itu, pekerjaan pada dua jembatan sebelumnya sempat menunggu proses pengeringan beton selama sekitar satu bulan. Saat ini, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan railing, guardrail, rambu-rambu lalu lintas, serta penyempurnaan sistem drainase.

Suharmaji mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan, progres pekerjaan menunjukkan deviasi positif. Kontraktor pelaksana pun terus menggenjot penyelesaian pekerjaan yang tersisa agar proyek dapat rampung lebih cepat dari batas akhir kontrak.

“Dengan melihat progres pekerjaan yang menunjukkan deviasi positif, kontraktor pelaksana mengupayakan seluruh pekerjaan selesai paling lambat awal November mendatang. Dengan demikian, akses jalan menuju wilayah selatan dapat segera dimanfaatkan untuk memperlancar mobilitas serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya. (Gad) 

Bagikan Berita Ini: