PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Festival Sholawat Gairahkan Syiar dan UMKM

Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori, secara resmi membuka Festival Sholawat dan Lagu Pop Daerah Sumbawa di Lapangan Samba Koni Kecamatan Lape, Senin (27/7)

E
Penulis Editor
Tanggal 29 Jul 2026, 14:09 WITA
 Festival Sholawat Gairahkan Syiar dan UMKM
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, membuka secara resmi Festival Sholawat dan Lagu Pop Daerah di Lapangan Samba Koni, Lape.

Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori, secara resmi membuka Festival Sholawat dan Lagu Pop Daerah Sumbawa di Lapangan Samba Koni Kecamatan Lape, Senin (27/7). Kegiatan yang berlangsung hingga 31 Juli 2026 itu diikuti ratusan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

Pembukaan festival berlangsung meriah dengan dihadiri masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para peserta yang akan berkompetisi dalam dua kategori, yakni sholawat dan lagu pop daerah. Pemerintah Kabupaten Sumbawa menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sebagai media memperkuat syiar Islam sekaligus melestarikan seni budaya lokal.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa, Mohamad Ansori mengatakan, festival memiliki nilai strategis dalam membangun karakter masyarakat, terutama generasi muda. Menurutnya, seni dan budaya yang dipadukan dengan nilai-nilai keagamaan dapat menjadi sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Ia menegaskan, lantunan sholawat merupakan wujud kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui sholawat, kita menunjukkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Semoga dengan kecintaan itu kita memperoleh syafaat beliau di akhirat kelak,” ujar Wabup.

Selain sebagai ajang syiar keagamaan dan pelestarian budaya, festival juga dinilai memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Selama pelaksanaan kegiatan, sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut membuka lapak di sekitar lokasi acara untuk melayani kebutuhan pengunjung.

Keberadaan para pelaku UMKM diharapkan mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan selama festival berlangsung. Antusiasme peserta dan pengunjung juga diperkirakan akan memberikan efek berganda terhadap perputaran ekonomi di kawasan tersebut.

Wabup berharap, Festival Sholawat dan Lagu Pop Daerah Sumbawa dapat menjadi agenda rutin daerah. Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan bakat seni, tetapi juga berperan dalam menjaga kelestarian budaya Sumbawa, memperkuat syiar Islam, serta mempererat kebersamaan masyarakat. (Gad) 

Bagikan Berita Ini: