PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Empat Inovasi Diluncurkan Percepat Reformasi Birokrasi

Pemerintah Kabupaten Sumbawa meluncurkan empat proyek perubahan sebagai bagian dari upaya mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

E
Penulis Editor
Tanggal 06 Aug 2026, 17:07 WITA
 Empat Inovasi Diluncurkan Percepat Reformasi Birokrasi
Pemkab Sumbawa luncurkan 4 proyek perubahan birokrasi modern berbasis AI dan data terintegrasi

Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Pemerintah Kabupaten Sumbawa meluncurkan empat proyek perubahan sebagai bagian dari upaya mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Peluncuran inovasi tersebut dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2026 serta Rakor 3W di Aula H Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (4/8).

Kegiatan dibuka Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, didampingi Wakil Bupati, Drs H Mohamad Ansori dan Sekretaris Daerah, Dr H Budi Prasetiyo. Hadir pula para kepala perangkat daerah, pejabat administrator, serta peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan pembangunan sekaligus memperkuat sinergi antarperangkat daerah agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal.

Menurutnya, setiap program pembangunan harus terus dievaluasi agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, siap mengalokasikan anggaran bagi program yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong efisiensi penyelenggaraan pemerintahan, maupun meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Target-target pembangunan harus terus kita review. Pemerintah tidak akan keberatan mengalokasikan anggaran untuk program yang memberikan dampak nyata, baik dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, efisiensi penyelenggaraan pemerintahan, maupun peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," tegas Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar berbagai program pembangunan berjalan selaras dan saling mendukung.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, Dr Dedy Heriwibowo, menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian pembangunan semester pertama tahun 2026, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi perangkat daerah dalam pelaksanaan program.

Evaluasi juga mencakup penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja-PD) Tahun 2027, perubahan Renja-PD Tahun 2026, serta perumusan strategi perbaikan guna meningkatkan efektivitas pembangunan daerah.

Menurut Dedy, tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kabupaten Sumbawa 2025–2029 yang berfokus pada lima prioritas pembangunan, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi daerah, pemerataan infrastruktur, pelestarian lingkungan hidup, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga meluncurkan empat proyek perubahan hasil inovasi peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II sebagai bagian dari transformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Empat inovasi tersebut meliputi Resilience Cascade Intelligence (RCI) yang dikembangkan Bapperida untuk mengintegrasikan perencanaan, penganggaran, dan pengukuran kinerja berbasis data serta kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Kemudian Jaringan Integrasi Manajemen Unggul (JARIMU) yang bertujuan memperkuat integrasi proses bisnis pemerintahan dan koordinasi lintas perangkat daerah.

Selain itu, diluncurkan inovasi Talenta ASN yang dikembangkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) guna memperkuat penerapan sistem merit dalam pengelolaan aparatur sipil negara. Sementara Sumbawa Risk Intelligence and Integrated Assurance System (SRIAS) yang diinisiasi Inspektorat Kabupaten Sumbawa difokuskan pada penguatan sistem pengawasan berbasis manajemen risiko untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan.

Melalui peluncuran empat proyek perubahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya mempercepat transformasi tata kelola pemerintahan yang modern, adaptif, dan berbasis inovasi. Langkah itu diharapkan mampu mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah, yakni Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera. (Gac/Hms)



Bagikan Berita Ini: