PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Dukung Porwada NTB, Unram Siapkan Sport Center

Universitas Mataram (Unram) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB Tahun 2026.

E
Penulis Editor
Tanggal 03 Jun 2026, 04:16 WITA
Dukung Porwada NTB, Unram Siapkan Sport Center
Kunjungan silaturahmi jajaran pengurus PWI NTB ke Universitas Mataram dalam rangka pemantapan persiapan Porwada NTB 2026

Mataram, GaungNUSRA Online 

Universitas Mataram (Unram) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB Tahun 2026. Dukungan tersebut ditandai dengan kesiapan Unram menyediakan seluruh fasilitas Sport Center, sebagai venue pertandingan yang akan berlangsung pada 26–28 Juni 2026 mendatang.

Komitmen tersebut disampaikan Rektor Unram, Prof Sukardi, saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran pengurus PWI NTB di ruang kerjanya, Jumat (29/5). Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya pemantapan persiapan Porwada NTB 2026 yang akan mempertandingkan 14 cabang olahraga dan melibatkan wartawan dari berbagai kabupaten dan kota di NTB.

Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliludin, mengatakan silaturahmi tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi antara PWI NTB dan Unram sekaligus membahas dukungan fasilitas yang dapat digunakan selama pelaksanaan Porwada.

Menurutnya, keberadaan Sport Center Unram yang memiliki fasilitas olahraga representatif dan berstandar internasional sangat mendukung kebutuhan pelaksanaan ajang olahraga wartawan tingkat provinsi tersebut.

“Dengan keberadaan Sport Center Unram, kami berharap seluruh pertandingan Porwada 2026 dapat dipusatkan di lingkungan Unram. Selain memudahkan koordinasi panitia, hal ini juga memberikan kenyamanan bagi para peserta yang akan bertanding,” ujar Iklil.

Ia menjelaskan, Porwada bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga bagi insan pers, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kebugaran wartawan di tengah tuntutan profesi yang semakin dinamis.

Iklil menambahkan, kepengurusan PWI NTB periode 2025–2030 yang dilantik pada akhir 2025 membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, agar program organisasi dapat berjalan optimal. Dalam konteks tersebut, Unram sebagai perguruan tinggi terbesar di NTB dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai agenda organisasi wartawan.

Jurnalis senior Radar Lombok itu juga menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang selama ini terjalin antara PWI NTB dan Unram, termasuk dukungan yang diberikan pada masa kepemimpinan Rektor sebelumnya, Prof Bambang Hari Kusumo.

“Kami mengucapkan selamat kepada Prof Sukardi atas amanah sebagai Rektor Unram periode 2026–2030. Semoga kolaborasi yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan maupun insan pers,” katanya.

Selain mendukung pelaksanaan Porwada, PWI NTB juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi mendukung berbagai program strategis Unram. Salah satunya melalui penyediaan ruang belajar dan diskusi bagi mahasiswa, khususnya dari Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP), yang ingin memahami praktik jurnalistik secara langsung.

Menurut Iklil, Sekretariat PWI NTB dapat dimanfaatkan sebagai tempat magang, maupun ruang interaksi mahasiswa dengan para jurnalis, yang setiap hari beraktivitas di lingkungan organisasi tersebut.

PWI NTB juga berharap ke depan terdapat peluang kerja sama yang lebih luas. Termasuk dukungan program beasiswa pendidikan lanjutan, bagi wartawan yang ingin meningkatkan kapasitas akademiknya melalui studi magister.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Rektor Unram, Prof Sukardi, menyambut baik inisiatif kolaborasi yang ditawarkan PWI NTB. Ia menegaskan bahwa Unram membuka ruang kerja sama seluas-luasnya dengan berbagai pihak dalam rangka memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Jika Unram tidak membuka diri, maka akan sulit bagi kita untuk membangun dan memajukan kampus ini. Karena itu, kami siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PWI NTB,” tegas Prof Sukardi.

Dalam kesempatan itu, Prof Sukardi juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi masyarakat di era digital saat ini. Menurutnya, arus informasi berkembang sangat cepat dan tidak lagi didominasi oleh media konvensional. Berbagai platform digital memungkinkan siapa saja menjadi penyebar informasi, termasuk influencer, kreator konten, maupun akun anonim.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tidak semua informasi yang beredar di ruang digital memiliki akurasi dan dapat dipertanggungjawabkan secara etis.

“Sekali ada informasi yang salah, penyebarannya bisa menjangkau jutaan orang hanya dalam hitungan menit. Kami juga pernah merasakan dampaknya,” ujarnya.

Karena itu, Prof Sukardi berharap PWI NTB sebagai organisasi profesi wartawan terbesar di Indonesia dapat terus berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, terkait pentingnya literasi media, verifikasi informasi, dan penyebaran konten yang bertanggung jawab.

Ia juga mendorong adanya pelatihan jurnalistik dan produksi konten positif bagi mahasiswa Unram, mengingat mayoritas generasi muda saat ini memperoleh informasi melalui media sosial seperti Instagram, X, dan TikTok.

“Kami berharap rekan-rekan PWI NTB dapat menjadi penerang bagi masyarakat sekaligus membantu mencegah penyebaran konten yang berpotensi memecah persaudaraan. Kami juga siap membuka ruang bagi PWI untuk berbagi pengetahuan di FHISIP maupun memberikan pelatihan kepada Unit Kegiatan Mahasiswa bidang media agar mereka memahami kode etik jurnalistik dan prinsip-prinsip penyebaran informasi yang benar,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan Porwada NTB 2026, Prof Sukardi memastikan seluruh fasilitas olahraga yang dimiliki Unram siap digunakan, untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

“Silakan memanfaatkan seluruh fasilitas Sport Center yang kami miliki. Unram siap mendukung penuh pelaksanaan Porwada. Kami hanya meminta agar PWI segera menyampaikan surat resmi sehingga seluruh venue dan petugas pendukung dapat dipersiapkan dengan baik,” tandas Prof Sukardi. (Gad/Hms)

Bagikan Berita Ini: