PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Ditinggal Nonton Piala Dunia, Rumah Panggung Hangus Terbakar

Sebuah rumah panggung milik Ahmad Junaidi di Dusun Melili Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir, hangus terbakar, Senin (20/7) dini hari

E
Penulis Editor
Tanggal 21 Jul 2026, 17:33 WITA
 Ditinggal Nonton Piala Dunia, Rumah Panggung Hangus Terbakar
Sebuah rumah panggung milik Ahmad Junaidi hangus terbakar

Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Sebuah rumah panggung milik Ahmad Junaidi di Dusun Melili Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir, hangus terbakar, Senin (20/7) dini hari. Berkat kesigapan warga bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah-rumah lain di sekitarnya.

Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 05.14 Wita. Informasi tersebut diterima Pos Damkartan Moyo Hilir dari masyarakat, kemudian langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran beserta personel Regu 2 menuju lokasi kejadian.

Petugas tiba sekitar pukul 05.22 Wita dan segera melakukan pemadaman. Saat kebakaran terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang berada di rumah tetangga untuk menyaksikan pertandingan sepak bola Piala Dunia.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, api dengan cepat membakar bagian dinding kiri dan kanan rumah serta atap yang terbuat dari terpal. Material bangunan yang mudah terbakar menyebabkan kobaran api cepat membesar.

Namun, upaya penanganan awal yang dilakukan warga sebelum kedatangan petugas, disusul proses pemadaman oleh Damkartan, berhasil mencegah api menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

Operasi pemadaman melibatkan personel Pos Damkartan Moyo Hilir yang dipimpin Komandan Pleton bersama Komandan Regu 2 dan anggota Satuan Tugas Regu 2, dengan dukungan masyarakat setempat.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Situasi dinyatakan aman dan terkendali sekitar pukul 05.41 Wita, selanjutnya seluruh personel kembali ke Pos Damkartan Moyo Hilir.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu arus pendek listrik atau korsleting. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa, H Sahabuddin, mengapresiasi kepedulian masyarakat yang turut membantu proses pemadaman sehingga kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak menimbulkan kerusakan yang lebih luas.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, menghindari penggunaan peralatan listrik yang sudah tidak layak pakai, serta segera melaporkan setiap kejadian kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin. (Gac) 

Bagikan Berita Ini: