PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Dikbud Sumbawa Dorong Sinergi Wujudkan Pendidikan Berkualitas

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan

E
Penulis Editor
Tanggal 23 Jul 2026, 16:32 WITA
 Dikbud Sumbawa Dorong Sinergi Wujudkan Pendidikan Berkualitas
Dikbud Sumbawa bersama Ketua DPRD dan akademisi UNSA mendorong sinergi lintas sektor guna mengatasi ancaman bullying, narkoba, dan dampak negatif digital pada generasi muda


Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan. Sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Dialog Pendidikan yang menjadi rangkaian Konferensi Cabang (Konfercab) XVIII Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sumbawa, belum lama ini. Dialog mengangkat tema Peran Pendidikan dalam Membentuk Karakter dan Cara Berpikir Generasi Muda Sumbawa yang Unggul.

Dikbud Sumbawa diwakili Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, M Husnul Alwan, sebagai narasumber bersama Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin SAP MMInov, serta Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa (Unsa), Dr Juanda SS MPd CEdl.

Dalam pemaparannya, Husnul Alwan mengatakan dunia pendidikan saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks. Selain persoalan perundungan atau bullying, ancaman penyalahgunaan narkoba dan dampak negatif perkembangan teknologi digital juga menjadi perhatian serius karena berpotensi memengaruhi perkembangan karakter generasi muda.

Menurutnya, berbagai persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya oleh satuan pendidikan. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar proses pendidikan berjalan secara optimal.

Ia menegaskan keberhasilan pendidikan sangat bergantung pada terwujudnya konsep Tri Sentra Pendidikan, yakni sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Ketiga unsur tersebut memiliki peran yang sama penting dalam membentuk karakter peserta didik sekaligus mewujudkan tujuan pendidikan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.

"Pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat melahirkan generasi muda Sumbawa yang unggul, berkarakter, serta memiliki cara berpikir yang kritis dan adaptif terhadap perkembangan zaman," ujarnya.

Alwan juga mengapresiasi PMII sebagai organisasi kemahasiswaan yang konsisten menunjukkan kepedulian terhadap kemajuan pendidikan. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam memberikan gagasan, kritik yang konstruktif, serta masukan bagi penyusunan kebijakan pendidikan di daerah.

Pada kesempatan yang sama, narasumber lainnya menyampaikan pandangan mengenai pentingnya inovasi kebijakan pendidikan, penguatan pendidikan karakter, serta peran perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, kompetitif, dan mampu menjawab tantangan global.

Dialog yang diikuti kader PMII, mahasiswa, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat berlangsung dinamis. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan, pandangan, dan gagasan yang disampaikan terkait penguatan karakter, peningkatan kualitas pendidikan, serta tantangan pembelajaran di era digital.

Melalui forum tersebut diharapkan lahir berbagai rekomendasi dan pemikiran konstruktif yang dapat menjadi masukan bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumbawa, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan organisasi kemahasiswaan dalam menyiapkan generasi muda yang unggul dan berkarakter. (Gad) 

Bagikan Berita Ini: