PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Dies Natalis ke-14, FH UTS Gaungkan Gerakan Hijau

Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), menggelar diskusi lingkungan dan aksi penanaman pohon bertajuk Green Movement UTS 2026: Satu Pohon untuk Masa Depan dalam rangka memperingati Dies Natalis UTS ke-14, Sabtu (16/5).

E
Penulis Editor
Tanggal 18 May 2026, 07:43 WITA
Dies Natalis ke-14, FH UTS Gaungkan Gerakan Hijau
Ilustrasi: Dies Natalis ke-14, FH UTS Gaungkan Gerakan Hijau

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online 

Fakultas Hukum Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), menggelar diskusi lingkungan dan aksi penanaman pohon bertajuk Green Movement UTS 2026: Satu Pohon untuk Masa Depan dalam rangka memperingati Dies Natalis UTS ke-14, Sabtu (16/5).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Fakultas Hukum UTS itu diikuti mahasiswa lintas angkatan dengan penuh antusias. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya kampus membangun kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa, ditengah meningkatnya persoalan lingkungan seperti perubahan iklim, kerusakan hutan, hingga pencemaran lingkungan.

Ketua Program Studi Fakultas Hukum UTS, Muhammad Jarnawansyah SH MH, mengatakan isu lingkungan saat ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aktivis lingkungan, tetapi seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membentuk pola pikir dan karakter generasi muda, agar memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan hidup.

Ia berharap kegiatan Green Movement tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan berkembang menjadi gerakan bersama yang terus berlanjut di lingkungan kampus maupun masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab moral kita bersama. Menanam satu pohon mungkin terlihat sederhana, tetapi dari langkah kecil itu akan lahir dampak besar bagi masa depan,” ujarnya.

Muhammad Jarnawansyah juga mengajak mahasiswa Fakultas Hukum UTS menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan, baik melalui tindakan sederhana sehari-hari maupun edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UTS, Dr Supriyadi SHI MHI, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai persoalan lingkungan menjadi tantangan global yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.

Menurutnya, mahasiswa hukum tidak hanya dituntut memahami teori dan praktik hukum. Tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial terhadap berbagai persoalan kemanusiaan, termasuk isu lingkungan hidup.

“Mahasiswa Fakultas Hukum harus mampu menjadi generasi yang kritis dan peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Lingkungan hidup adalah bagian penting dari kehidupan manusia yang harus dijaga bersama,” katanya.

Ia menegaskan bahwa hukum dan lingkungan memiliki keterkaitan erat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Karena itu, kegiatan seperti Green Movement dinilai menjadi momentum penting, untuk menumbuhkan semangat kepedulian lingkungan di kalangan mahasiswa.

Diskusi lingkungan dalam kegiatan tersebut menghadirkan pegiat lingkungan sekaligus dosen Fakultas Hukum UTS, Jasardi Gunawan SIP MH, sebagai pembicara utama.

Dalam pemaparannya, Jasardi Gunawan menjelaskan berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi masyarakat saat ini, mulai dari perubahan iklim, meningkatnya suhu bumi, berkurangnya kawasan hijau, hingga rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Ia menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan tersebut karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Menanam pohon bukan hanya sekadar aktivitas simbolis, tetapi merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap keberlangsungan kehidupan di masa depan. Satu pohon yang kita tanam hari ini akan memberikan manfaat besar bagi generasi mendatang,” jelasnya di hadapan peserta diskusi.

Selain itu, ia mengajak mahasiswa menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan lingkungan, dan aktif dalam gerakan penghijauan.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan dari mahasiswa. Para peserta tampak antusias menyampaikan pandangan serta gagasan terkait upaya menjaga lingkungan di kawasan kampus maupun di tengah masyarakat.

Usai diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan aksi simbolis penanaman pohon di area sekitar Fakultas Hukum UTS. Penanaman dilakukan oleh pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa sebagai bentuk komitmen bersama mendukung gerakan penghijauan dan pelestarian lingkungan.

Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong tampak mewarnai kegiatan tersebut. Mahasiswa terlihat aktif berpartisipasi dalam proses penanaman pohon dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Melalui Green Movement UTS 2026, Fakultas Hukum UTS menegaskan komitmennya mendukung pelestarian lingkungan sekaligus membangun karakter mahasiswa yang peduli terhadap keberlangsungan alam.

Kegiatan itu diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis UTS ke-14, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan kampus yang hijau, sehat, dan berkelanjutan. (Gam)

Bagikan Berita Ini: