Sumbawa Barat, GaungNUSRA
Bupati Sumbawa Barat, H Amar Nurmansyah ST MSi, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). Program yang berlangsung pada 15–28 Juli 2026 tersebut, diikuti 25 kepala daerah dari berbagai provinsi sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan.
Keikutsertaan Amar Nurmansyah dalam program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan daerah. Penguatan kapasitas pimpinan dinilai penting agar pemerintah daerah mampu merespons dinamika pembangunan, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selama mengikuti KPPD, para peserta memperoleh pembekalan mengenai berbagai isu strategis, mulai dari kepemimpinan nasional dan wawasan kebangsaan, penguatan integritas, tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), hingga strategi pencegahan korupsi. Materi tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi kepala daerah dalam menjalankan roda pemerintahan secara efektif, transparan, dan akuntabel.
Selain pembelajaran di kelas, program ini juga menjadi wadah bagi para kepala daerah untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai berbagai praktik penyelenggaraan pemerintahan di daerah masing-masing. Melalui forum tersebut, peserta diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama antardaerah sekaligus memperoleh berbagai perspektif dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, peningkatan kapasitas kepemimpinan merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan birokrasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan bekal yang diperoleh selama mengikuti KPPD, diharapkan lahir berbagai inovasi kebijakan yang mampu mendorong percepatan pembangunan daerah serta memperkuat kualitas pelayanan publik.
Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan III Tahun 2026 diikuti oleh 25 kepala daerah yang terdiri atas 23 bupati dan dua wali kota dari berbagai wilayah di Indonesia. Kehadiran para kepala daerah dalam program yang digelar Lemhannas RI tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan, memperkuat integritas, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Gad/Hms)