PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Buka Bimtek SIGAP, Hj Hanipah Tekankan Pentingnya Akurasi Data

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, terus memperkuat pembangunan berbasis data melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menggunakan aplikasi SIGAP AGR V3.

E
Penulis Editor
Tanggal 22 May 2026, 03:50 WITA
Buka Bimtek SIGAP, Hj Hanipah Tekankan Pentingnya Akurasi Data
Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menggunakan aplikasi SIGAP AGR V3 di Ruang Rapat Paserang Setda Kabupaten Sumbawa Barat, Rabu (20/5).

Sumbawa Barat, GaungNUSRA Online 

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, terus memperkuat pembangunan berbasis data melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menggunakan aplikasi SIGAP AGR V3. Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat Paserang Setda Kabupaten Sumbawa Barat, Rabu (20/5).

Kegiatan tersebut dibuka langsung Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj Hanipah SPt MMInov, dan diikuti kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa, serta Agen Gotong Royong (AGR) se-Kabupaten Sumbawa Barat.

Bimtek itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan seluruh program pembangunan dan bantuan sosial berjalan tepat sasaran melalui penguatan validitas data sosial ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Hj Hanipah menegaskan, bahwa akurasi data menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan program pemerintah. Khususnya program prioritas daerah, yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Agen Gotong Royong sebagai ujung tombak pengumpulan dan validasi data di lapangan memiliki peran strategis dalam memastikan data yang dimiliki pemerintah benar-benar sesuai dengan kondisi riil masyarakat.

“Data yang baik akan melahirkan kebijakan yang tepat sasaran. Karena itu, AGR harus aktif turun ke masyarakat dan memastikan setiap perubahan kondisi warga dapat terdata dengan baik,” ujarnya.

Hanipah juga menekankan bahwa akurasi data tidak hanya bergantung pada sistem aplikasi, tetapi juga ditentukan oleh keaktifan petugas di lapangan dalam menyerap informasi dan aspirasi masyarakat secara langsung.

Ia meminta seluruh AGR aktif hadir dalam kegiatan yasinan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya di lingkungan masing-masing. Sebagai ruang mendengar persoalan warga secara langsung.

“Jangan hanya mengandalkan laporan administratif. AGR harus hadir di tengah masyarakat agar benar-benar mengetahui kondisi warga yang sebenarnya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumbawa Barat, H Abdul Hamid SPd MPd, dalam laporannya menyampaikan bahwa implementasi program Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju) terus disempurnakan, melalui penyelarasan data sosial ekonomi masyarakat.

Menurutnya, kualitas data yang akurat menjadi kunci utama agar intervensi pemerintah, terutama bagi kelompok masyarakat desil satu atau warga miskin ekstrem, dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Melalui pembaruan data secara berkala, pemerintah daerah dapat memastikan bantuan dan layanan yang diberikan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan materi terkait penggunaan aplikasi SIGAP AGR V3, sinkronisasi data kependudukan, hingga mekanisme validasi data sosial ekonomi masyarakat.

Bimtek menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap melalui kegiatan tersebut dapat terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara AGR, pemerintah desa, kelurahan, kecamatan, hingga OPD terkait dalam menjaga validitas dan pembaruan data sosial ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (Gad/Hms)

Bagikan Berita Ini: