PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

JCH Asal Lunyuk Meninggal di Tanah Suci

Kabar duka datang dari rombongan jamaah haji Kabupaten Sumbawa. Muhammad Dowasi, Jemaah Calon Haji (CJH) asal Kecamatan Lunyuk, dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci, Selasa (19/5) lalu.

E
Penulis Editor
Tanggal 22 May 2026, 05:32 WITA
JCH Asal Lunyuk Meninggal di Tanah Suci
Jenazah JCH asal Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa, Muhammad Dowasi, saat dibawa menggunakan ambulans untuk dimakamkan.

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online 

Kabar duka datang dari rombongan jamaah haji Kabupaten Sumbawa. Muhammad Dowasi, Jemaah Calon Haji (CJH) asal Kecamatan Lunyuk, dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci, Selasa (19/5) lalu.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumbawa, H Ardi Suzami, yang dikonfirmasi, Kamis (21/5), membenarkan kabar duka itu.

“Benar, kami sudah menerima laporan resmi dari kepala kloter jamaah haji. Kami turut berduka cita yang mendalam, semoga almarhum husnul khatimah,” ujar Ardi.

Ia menjelaskan, almarhum sebelumnya memiliki riwayat penyakit sejak keberangkatan menuju Tanah Suci. Namun selama dua hari pertama berada di lokasi pemondokan, kondisi Muhammad Dowasi masih relatif stabil dan tidak menunjukkan gejala berat.

Menurut Ardi, almarhum hanya mengalami batuk dan pilek ringan sehingga sempat memeriksakan diri ke klinik satelit di Hotel 305 dan mendapatkan penanganan medis.

“Beliau masih bisa makan dan beraktivitas seperti biasa. Tidak ada perubahan kondisi yang terlalu mencolok pada awalnya,” katanya.

Kondisi kesehatan almarhum mulai menurun pada Selasa pagi (19/5). Saat itu, Muhammad Dowasi mengeluhkan tubuh yang sangat lemas dan kehilangan nafsu makan, meskipun masih mampu mengonsumsi air minum.

Melihat kondisi tersebut, rekan sekamar almarhum segera menghubungi tim medis, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Tim medis kemudian menyarankan agar almarhum segera dibawa ke klinik satelit, guna menjalani pemeriksaan intensif.

Namun sesampainya di klinik, kondisi Muhammad Dowasi dilaporkan semakin kritis. Ia mengalami sesak napas dan penurunan kesadaran secara drastis.

Petugas medis yang menangani langsung melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) sambil berkoordinasi dengan tim medis sektor, untuk proses rujukan ke Rumah Sakit King Faisal.

“Segala upaya pertolongan sudah dilakukan, mulai dari penanganan awal hingga persiapan rujukan ke rumah sakit. Namun, setelah mendapat penanganan intensif dan konsultasi dengan dokter di Rumah Sakit King Faisal, almarhum dinyatakan meninggal dunia,” jelas Ardi.

Pihak Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumbawa saat ini telah berkoordinasi dengan otoritas terkait di Arab Saudi. Hal ini dilakukan, untuk mengurus seluruh administrasi dan proses pemakaman jenazah, sesuai syariat Islam serta ketentuan yang berlaku di Tanah Suci.

Selain itu, pihak keluarga di Kabupaten Sumbawa juga telah menerima informasi terkait wafatnya almarhum.

Ardi menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya salah satu jamaah haji asal Sumbawa tersebut.

“Kami mewakili seluruh jamaah haji asal Sumbawa dan Kantor Kementerian Haji dan Umrah turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara kita Muhammad Dowasi. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT, diampuni segala dosanya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujarnya. (Gar)

Bagikan Berita Ini: