Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Masyarakat Bukit Tinggi Kelurahan Pekat Kecamatan Sumbawa, kembali menghadirkan seni budaya lokal melalui pertunjukan Tuter Karang. Kesenian tradisional tersebut tampil di halaman Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kejaksaan Negeri Sumbawa, belum lama ini.
Pertunjukan Tuter Karang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Warga mengemas kesenian tersebut sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kembali warisan budaya Sumbawa kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Tuter Karang tidak sekadar menjadi tontonan. Kesenian ini membawa nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal yang tumbuh serta berkembang di tengah kehidupan masyarakat Sumbawa. Melalui seni pertunjukan, masyarakat berupaya menjaga agar warisan budaya tersebut tetap dikenal dan tidak tergerus perkembangan zaman.
Kejaksaan Negeri Sumbawa turut mendukung kegiatan tersebut dengan menyediakan tempat pelaksanaan pertunjukan. Dukungan itu menjadi bagian dari komitmen Kejaksaan untuk membangun kebersamaan dengan masyarakat sekaligus ikut mendorong pelestarian budaya daerah.
Kehadiran institusi penegak hukum dalam kegiatan budaya itu juga memperlihatkan peran Kejaksaan di tengah masyarakat yang tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum. Kejaksaan hadir sebagai bagian dari masyarakat dan dapat mengambil peran dalam mendukung berbagai kegiatan positif, termasuk pelestarian budaya lokal.
Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa, Iwan Arto Koesoemo SH MH, mengapresiasi pelaksanaan pertunjukan Tuter Karang yang digelar warga Kelurahan Pekat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menjaga keberadaan budaya daerah sekaligus memperkuat rasa cinta masyarakat terhadap warisan leluhur.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan menyambut momentum peringatan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Iwan mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan mencintai budaya daerah sebagai bagian dari identitas serta jati diri masyarakat Sumbawa.
“Pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, keberlangsungan budaya daerah membutuhkan keterlibatan bersama. Masyarakat memiliki peran penting dalam mengenalkan tradisi kepada generasi berikutnya, sementara pemerintah dan berbagai lembaga dapat memberikan dukungan agar kegiatan pelestarian budaya terus berkembang. (Gad)