PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Sumbawa Tawarkan Potensi Garam dan Peternakan ke Kazakhstan

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menawarkan sejumlah potensi unggulan daerah kepada Republik Kazakhstan, dalam rangka membuka peluang kerja sama investasi dan pengembangan ekonomi.

E
Penulis Editor
Tanggal 04 Jun 2026, 00:37 WITA
Sumbawa Tawarkan Potensi Garam dan Peternakan ke Kazakhstan
Kunjungan Duta Besar Republik Kazakhstan untuk Indonesia, HE Serzhan Abdykarimov, ke Kabupaten Sumbawa, Rabu (3/6)

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online 

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menawarkan sejumlah potensi unggulan daerah kepada Republik Kazakhstan, dalam rangka membuka peluang kerja sama investasi dan pengembangan ekonomi. Potensi tersebut meliputi industri garam, peternakan kuda dan kerbau, pertanian, hingga pengembangan teknologi yang dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan secara bersama.

Peluang kerja sama tersebut mengemuka saat kunjungan Duta Besar Republik Kazakhstan untuk Indonesia, HE Serzhan Abdykarimov, ke Kabupaten Sumbawa, Rabu (3/6). Kedatangan Dubes Kazakhstan beserta rombongan disambut langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III Sumbawa.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta pejabat terkait lainnya. Usai penyambutan, rombongan melanjutkan pertemuan di Ruang Rapat H. Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sumbawa memaparkan berbagai potensi sumber daya yang dimiliki Kabupaten Sumbawa. Ia menyebutkan bahwa selain memiliki potensi pertambangan tembaga yang saat ini masih berada pada tahap eksplorasi dan diproyeksikan memasuki tahap konstruksi eksploitasi pada 2027, Sumbawa juga memiliki kekuatan besar di sektor peternakan, pertanian, perikanan, dan industri garam.

“Merupakan kehormatan bagi kami menerima kunjungan Duta Besar Kazakhstan di Kabupaten Sumbawa. Kami berharap kunjungan ini menjadi awal terbangunnya kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujar Bupati.

Salah satu potensi yang secara khusus ditawarkan kepada Kazakhstan adalah pengembangan industri garam. Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah menyiapkan lahan sekitar 16 ribu hektare untuk mendukung program pengembangan garam nasional.

Ia menjelaskan, kebijakan pemerintah pusat yang menargetkan pengurangan impor garam dalam beberapa tahun ke depan membuka peluang besar bagi daerah-daerah produsen, termasuk Kabupaten Sumbawa.

“Kami telah menyiapkan lahan sekitar 16 ribu hektare untuk pengembangan industri garam. Sumbawa memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu sentra produksi garam nasional,” jelasnya.

Selain garam, sektor peternakan juga menjadi fokus penawaran kerja sama. Bupati Jarot menilai pengembangan peternakan berbasis hilirisasi dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian masyarakat.

Salah satu komoditas yang mendapat perhatian adalah susu kuda liar Sumbawa yang selama ini telah dikenal luas sebagai produk khas daerah. Menurutnya, potensi ekonomi susu kuda liar masih sangat terbuka, namun membutuhkan dukungan teknologi dan pengembangan industri pengolahan agar memiliki daya saing yang lebih tinggi.

“Kami ingin mengembangkan peternakan kuda tidak hanya dari sisi ternaknya, tetapi juga dari produk turunannya seperti susu kuda liar yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Karena itu, kami membuka peluang kerja sama dalam pengembangan teknologi dan industrialisasi produk peternakan,” katanya.

Selain susu kuda liar, pemerintah daerah juga menawarkan potensi pengembangan susu kerbau yang selama ini menjadi salah satu produk unggulan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Sumbawa.

Untuk mendukung keberlanjutan sektor peternakan, Pemkab Sumbawa juga tengah menjalankan Program Sumbawa Hijau Lestari yang bertujuan menjaga kawasan hutan sekaligus mendukung ketersediaan lahan penggembalaan dan sumber pakan ternak.

“Kami siap menjalin kerja sama di berbagai bidang, baik peternakan, pertanian, industri maupun sektor lainnya. Harapannya, kunjungan ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Sementara itu, Duta Besar Republik Kazakhstan untuk Indonesia, Serzhan Abdykarimov, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Ia menilai Sumbawa memiliki potensi ekonomi yang besar dan menarik untuk dikembangkan melalui kemitraan antardaerah maupun kerja sama investasi.

Dalam kesempatan tersebut, Serzhan mengungkapkan bahwa Indonesia dan Kazakhstan baru saja memperingati 33 tahun hubungan diplomatik pada 2 Juni 2026. Menurutnya, hubungan baik yang telah terjalin selama ini perlu diperkuat melalui kerja sama yang lebih konkret di tingkat daerah.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini sedang dijajaki kerja sama sister province antara Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Karaganda di Kazakhstan. Kedua wilayah dinilai memiliki sejumlah kesamaan potensi, terutama di sektor peternakan, pertanian, dan perikanan.

“Kesamaan potensi tersebut menjadi modal penting untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan, baik dalam bidang ekonomi, investasi, pertukaran teknologi maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ujarnya. (Gac)

Bagikan Berita Ini: