PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Sumbawa Dapat Alokasi 1.000 Ton Pupuk Bersubsidi Sektor Perikanan

Kabupaten Sumbawa mendapat alokasi pupuk bersubsidi untuk sektor perikanan sebanyak 1.000 ton dari Pemerintah Provinsi NTB. Alokasi tersebut terdiri dari pupuk urea, SP 36 dan pupuk organik.

E
Penulis Editor
Tanggal 08 Oct 2026, 10:25 WITA
Sumbawa Dapat Alokasi 1.000 Ton Pupuk Bersubsidi Sektor Perikanan
Sumbawa Terima Alokasi 1.000 Ton Pupuk Bersubsidi Sektor Perikanan, 174 Pembudi Daya Siap Tebus via e-Pubers

Sumbawa Besar, GaungNUSRA

Kabupaten Sumbawa mendapat alokasi pupuk bersubsidi untuk sektor perikanan sebanyak 1.000 ton dari Pemerintah Provinsi NTB. Alokasi tersebut terdiri dari pupuk urea, SP 36 dan pupuk organik.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa Rahmat Hidayat SPi MT mengatakan, pupuk menjadi salah satu sarana budi daya yang mendukung peningkatan produksi perikanan sekaligus ketahanan pangan.

“Untuk itu, sektor perikanan juga mendapat perhatian melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia untuk memfasilitasi bantuan pupuk bersubsidi bagi pembudi daya, baik untuk usaha pembenihan maupun pembesaran ikan air tawar dan air payau,” ujar Rahmat dalam keterangan persnya, Senin (5/10/2026).

Ia menjelaskan, pupuk bersubsidi yang difasilitasi terdiri dari urea sebanyak 500 ton, SP 36 sebanyak 300 ton dan pupuk organik sebanyak 200 ton.

Tata kelola pupuk bersubsidi sektor perikanan tersebut diatur melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor 22 Tahun 2025.

Menurut Rahmat, sosialisasi dan optimalisasi penyaluran pupuk bersubsidi sektor perikanan telah dilaksanakan di Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, pada 28 September 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Sarana Prasarana Perikanan Budidaya KKP RI bersama tim dan pihak Pupuk Indonesia selaku mitra. Kegiatan dibuka Bupati Sumbawa Ir H Syarafudin Jarot MP.

Bupati meminta DKP Kabupaten Sumbawa mengawal penyaluran pupuk bersubsidi agar tepat sasaran. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KKP RI atas fasilitasi program yang membantu pembudi daya, khususnya pembudi daya udang di Kabupaten Sumbawa.

Sementara itu, sebanyak 174 pembudi daya saat ini telah terdaftar dalam aplikasi e-Pubers (Elektronik Pupuk Bersubsidi) dan siap melakukan penebusan. Mereka tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Utan sebanyak 64 pembudi daya, Moyo Utara 90 pembudi daya dan Lape 20 pembudi daya.

Rahmat menambahkan, besaran pupuk yang dapat diusulkan disesuaikan dengan komoditas dan kebutuhan budi daya. Untuk komoditas udang vaname, misalnya, alokasi kebutuhan terdiri dari urea 200 kilogram per hektare per siklus, SP 36 sebanyak 150 kilogram per hektare per siklus dan pupuk organik 500 kilogram per hektare per siklus. (Gad) 

Bagikan Berita Ini: