PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Samawa Runners Populerkan Lari Sebagai Gaya Hidup Sehat

Tren olahraga lari di Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan peningkatan signifikan. Aktivitas yang dulunya sekadar olahraga, kini telah bertransformasi menjadi gaya hidup sehat yang diminati berbagai kalangan.

E
Penulis Editor
Tanggal 10 Apr 2026, 05:52 WITA
Samawa Runners Populerkan Lari Sebagai Gaya Hidup Sehat
Ilustrasi: Samawa Runners Populerkan Lari Sebagai Gaya Hidup Sehat

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online

Tren olahraga lari di Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan peningkatan signifikan. Aktivitas yang dulunya sekadar olahraga, kini telah bertransformasi menjadi gaya hidup sehat yang diminati berbagai kalangan. Di tengah fenomena tersebut, komunitas Samawa Runners hadir sebagai penggerak utama dalam membudayakan lari di Tanah Samawa.

Komunitas ini bermula dari sekelompok penggemar lari yang ingin memiliki wadah terorganisir. Seiring perkembangan, Samawa Runners kemudian terafiliasi secara nasional dengan IndoRunners dan kini dikenal sebagai IndoRunners Sumbawa.

Ketua Samawa Runners, Ns Alfian SKep MKep, menjelaskan kepada GaungNUSRA, bahwa komunitas yang dipimpinnya fokus pada olahraga rekreasional yang inklusif dan mudah diakses semua kalangan.

“Kami ingin lari menjadi milik semua orang, bukan hanya untuk atlet. Tujuannya membangun kebiasaan hidup sehat yang menyenangkan,” ujarnya pada Kamis (9/4) di Fakultas Kesehatan Universitas Samawa.

Sebagai akademisi di bidang kesehatan, pria yang juga aktif sebagai Dosen di Universitas Samawa ini menekankan pentingnya olahraga lari dalam mencegah penyakit kronis. Namun, ia mengingatkan bahwa lari tetap membutuhkan teknik yang benar agar tidak menimbulkan cedera, terutama bagi pemula.

Untuk menjaga konsistensi anggota, Samawa Runners rutin menggelar latihan bersama dua kali dalam sepekan, yakni Rabu sore di kawasan Samota dan Jumat malam di Tugu Serunai atau Taman Pahlawan. Setiap sesi latihan dilengkapi pendamping atau sweeper untuk membantu pelari pemula menyesuaikan ritme.

“Rute latihan biasanya sekitar lima kilometer. Kami pastikan pemula tetap nyaman dan tidak tertinggal,” jelasnya.

Selain latihan di jalan raya, komunitas ini juga aktif menggelar trail run di sejumlah lokasi alam seperti Bukit Nijang hingga Batu Dulang, guna memberikan variasi pengalaman berlari bagi anggotanya.

Tak hanya sebatas komunitas, Samawa Runners juga dikenal aktif menyelenggarakan berbagai ajang lari berskala besar. Di antaranya JARun (Jaga Asa Run) dan Sumbawa Ultra yang mendapat respons luas dari masyarakat.

Dalam setiap event, prinsip inklusivitas menjadi perhatian utama. Salah satunya dengan menyediakan kategori khusus bagi penyandang disabilitas, termasuk peserta tuli.

“Kami ingin semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat melalui olahraga lari,” tegas Alfian.

Untuk menjamin transparansi dan sportivitas, Samawa Runners juga akan memanfaatkan sistem digital terintegrasi dalam pelaksanaan event. Teknologi tersebut memungkinkan peserta memantau hasil lomba secara real time hingga hitungan detik, sekaligus meminimalisir praktik kecurangan.

Dalam waktu dekat, Samawa Runners akan terlibat dalam penyelenggaraan IBIRun (Ikatan Bidan Indonesia Run) yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni mendatang di kawasan KTC, Kabupaten Sumbawa Barat. Keterlibatan ini difokuskan pada dukungan teknis, guna memastikan pelaksanaan event dengan target 1.500 peserta itu berjalan optimal. (Gal)

Bagikan Berita Ini: