PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Rp300 Juta untuk Desa Berdaya

Pemerintah Provinsi NTB, memperluas pelaksanaan program Desa Budaya Tematik dan Desa Transformatif, sebagai upaya memperkuat pembangunan berbasis desa. Pada tahun anggaran 2026–2027, sebanyak 31 desa dan kelurahan ditetapkan sebagai penerima program

E
Penulis Editor
Tanggal 22 Apr 2026, 15:20 WITA
Rp300 Juta untuk Desa Berdaya
Ilustrasi: Rp300 Juta untuk Desa Berdaya

Sumbawa Besar, GaungNUSRAonline 

Pemerintah Provinsi NTB, memperluas pelaksanaan program Desa Budaya Tematik dan Desa Transformatif, sebagai upaya memperkuat pembangunan berbasis desa. Pada tahun anggaran 2026–2027, sebanyak 31 desa dan kelurahan ditetapkan sebagai penerima program prioritas tersebut.

Asisten III Sekretariat Daerah Sumbawa, Rachman Ansori, mengatakan dari total tersebut, 29 merupakan desa dan dua lainnya kelurahan. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mendorong kemandirian desa sekaligus menekan angka kemiskinan berbasis potensi lokal.

“Setiap desa akan menerima alokasi anggaran sekitar Rp300 juta. Penggunaannya bersifat fleksibel, menyesuaikan kebutuhan dan potensi masing-masing desa, baik untuk pengembangan desa wisata, ketahanan pangan, maupun program berbasis lingkungan,” ujarnya, Selasa (21/4).

Program Desa Budaya Tematik difokuskan pada penguatan potensi unggulan di tiap wilayah. Pemerintah memberi keleluasaan bagi desa untuk menentukan arah pengembangan sesuai karakteristik lokal, seperti sektor ekonomi kreatif, pertanian, hingga pengelolaan lingkungan.

Sementara itu, program Desa Transformatif secara khusus menyasar pengentasan kemiskinan ekstrem. Pada tahap awal, terdapat empat desa yang masuk kategori ini. Setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh bantuan sekitar Rp7 juta yang diarahkan untuk kegiatan produktif, seperti peternakan dan usaha kecil.

Pemerintah menekankan pentingnya pendampingan intensif dalam pelaksanaan kedua program tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan tidak bersifat konsumtif, melainkan mampu meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

“Pendampingan akan terus dilakukan agar bantuan benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan produktif. Harapannya, masyarakat tidak hanya keluar dari kemiskinan, tetapi juga mampu meningkatkan taraf hidupnya secara mandiri,” kata Ansori.

Program ini juga disinergikan dengan kebijakan pemerintah kabupaten/kota, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan pengembangan potensi desa. Total anggaran untuk 31 desa tematik tersebut diperkirakan mencapai Rp9,6 miliar.

Pemerintah provinsi menargetkan seluruh desa di NTB dapat merasakan manfaat program ini secara bertahap. Penyaluran bantuan keuangan dijadwalkan segera dimulai dengan pengawasan langsung dari pemerintah provinsi dan kabupaten.

Melalui pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat dan potensi lokal, program Desa Budaya Tematik dan Desa Transformatif diharapkan menjadi strategi efektif dalam mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di NTB. (Gar)

Bagikan Berita Ini: